
Fedi Nuril berperan sebagai Doyok di film DOA (Doyok, Otoy, Ali Oncom) saat berkunjung ke Jawa Pos, Senin (30/7).
JawaPos.com - Film DOA (Doyok, Otoy, Ali Oncom) akhirnya siap menyapa penonton Indonesia pada 16 Agustus 2018. Memiliki peran yang tak biasa, Film DOA memberikan kesan tersendiri bagi aktor Fedi Nuril. Sebab, di film terbarunya, Fedi tak lagi menjadi sosok yang dikejar-kejar perempuan.
"Di sini saya memerankan karakter Doyok, yang kurang beruntung soal jodoh, padahal saya di film-film sebelumnya dikejar-kejar (perempuan) mulu, ini kok yo nelongso banget," kata Fedi Nuril dengan sedikit aksen Jawa Tengah saat berkunjung ke kantor Jawa Pos Jakarta, Senin (30/7).
Kepada JawaPos.com, pemeran Fahri dalam film Ayat-Ayat Cinta itu merasakan tidak enaknya menjadi Doyok. Dia pun bersyukur tidak harus mengalami hal serupa.
"Nggak enak ternyata cari-cari jodoh, mendingan dikejar-kejar," ungkap Fedi Nuril. Namun, perannya sebagai Doyok di film DOA merupakan pembuktiannya di dunia seni peran. Bahwa seorang Fedi Nuril perannya tidak monoton dan bisa melakukan hal yang out of box.
"Di sini pembuktian saya juga sih, kalau orang-orang sebelumnya ada yang bilang 'ah, Fedi Nuril perannya lempeng-lempeng aja' di film ini beda," pungkasnya.
Karakter Doyok digambarkan sebagai pria pengangguran yang setia dengan pakaian Lurik Jawa dan blangkon yang menjadi identitasnya. Dia juga biasa membahas isu-isu sosial yang sedang hangat terjadi di masyarakat. Doyok pun terkenal dengan gigi kelincinya yang agak tonggos.
Selain Fedi Nuril, film yang diarahkan sutradara Anggy Umbara juga dibintangi oleh Pandji Pragiwaksono sebagai Otoy dan Dwi Sasono sebagai Ali Oncom. Kisahnya diadaptasi dari karikatur yang sudah sejak lama menghiasi koran Pos Kota. Menyesuaikan temanya, film DOA menggambarkan kehidupan tiga karakter utama dan menitikberatkan pada kisah Doyok mencari jodoh.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
