
Ilustrasi remaja miliki kulit sensitif sehingga tak bisa sembarangan coba make-up.
JawaPos.com - Remaja adalah usia masa pubertas yang mengalami berbagai perubahan fisik. Salah satunya adalah perubahan karena masalah kulit. Karena itu, sebaiknya dalam memilih jenis riasan (make-up), jangan asal coba-coba. Apalagi banyak juga beauty blogger atau beauty influencer di media sosial yang menawarkan berbagai macam produk.
Permasalahan kulit remaja meliputi jerawat, kulit berminyak, dan hiperpigmentasi pasca inflamasi acne (HPI). Biasanya warna kulit menjadi lebih gelap, setelah terjadi peradangan kulit akibat jerawat.
"Sebenarnya tidak ada batasan pasti mengenai kapan waktu yang tepat bagi remaja untuk memulai perawatan kulit. Namun, umumnya remaja akan mulai inisiatif untuk mencari perawatan kulit saat memasuki masa pubertas, dimana mulai timbul kelainan kulit akibat pengaruh hormon androgen," kata Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin dr. Martinus, SpKK dalam diskusi bersama Klinik Bamed baru-baru ini.
Dia meyakini remaja saat ini semakin pintar mendapatkan informasi seputar make-up sehingga lebih selektif dalam memilih produk. Kuncinya, kata dr. Martin, remaja harus rajin membersihkan wajahnya usai menggunakan make-up.
"Kita itu kan tidak tahu ya treatment dan krim yang dipakai oleh beauty influencer. Namun itu semua tergantung juga perawatan dasar. Tergantung cleansing atau membersihkannya rajin atau tidak untuk mengangkat kulit mati. Saya yakin remaja sekarang sudah pintar bisa mencari perawatan yang tepat. Sebab menggunakam skincare yang salah akan menyebabkan iritasi," kelas dr. Martin.
Jika memang sudah mengalami masalah pada kulit, dr. Martin menjelaskan ada beberapa treatment yang bisa dilakukan oleh remaja. Hal itu tergantung pada keluhan yang dialaminya.
Jerawat dan HPI dapat dilakukan terapi tambahan yaitu ekstraksi komedo, penyuntikan kortikosteroid intralesi (KIL) untuk lesi yang berbentuk nodus dan lesi yang meradang, chemical peeling, mikrodermabrasi, dan laser NdYag. Sedangkan scar acne dapat diterapi dengan laser CO2, chemical peeling, dan mikrodermabrasi.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
