
ilustrasi ketombe. (Freepik)
JawaPos.com – Ketombe bukan hanya gangguan estetika, tetapi juga peringatan tubuh bahwa ada masalah yang lebih serius.
Banyak orang mengaitkan ketombe dengan kebersihan yang buruk, stres, atau faktor genetik. Padahal kenyataannya jauh lebih luas.
Kulit kepala adalah sistem sensitif yang dikaitkan dengan perubahan cuaca sehari-hari, fluktuasi hormon, kosmetik, diet, dan mikroorganisme yang secara alami hidup di kulit.
Ketika keseimbangan terganggu, muncul gatal, kemerahan, dan serpihan putih.
Di sinilah kebanyakan orang melakukan kesalahan fatal, yakni hanya mengobati bukan mengatasi sumber masalahnya.
Salah satu penyebab ketombe yang paling umum adalah penumpukan sel-sel mati, sisa produk, dan minyak.
Kulit kepala adalah jaringan hidup yang membutuhkan ruang untuk bernapas.
Oleh karena itu, sangat penting untuk mengangkat lapisan yang menyesakkan kulit.
Alih-alih pengelupasan yang agresif, pijatan lembut dengan sikat stimulasi bisa lebih efektif.
Dengan cara ini, kulit kepala lebih reseptif terhadap perawatan selanjutnya dan mudah menyerap bahan-bahan obat dari sampo dan losion.
Ketombe bukan hanya masalah estetika. Dalam kebanyakan kasus, ketombe disebabkan oleh Malassezia fungus, yang berkembang biak ketika lapisan pelindung kulit melemah.
Dokter kulit sering merekomendasikan untuk mengganti produk perawatan rambut secara berkala agar kulit kepala tetap seimbang.
Misalnya, dua kali seminggu menggunakan sampo obat dan sisanya menggunakan formula lembut untuk perawatan netral.
Hal ini mencegah resistensi jamur, menjaga rambut tetap segar dan bersih dalam jangka waktu yang lebih lama.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
