Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 17 Desember 2025 | 05.32 WIB

4 Penyebab Utama Tubuh Cepat Lelah dan Mudah Mengantuk, dari Gaya Hidup hingga Penyakit Kronis

Ilustrasi kelelahan berlebih (Dok. Freepik)

JawaPos.com - Setelah menjalani rutinitas yang padat dengan aktivitas fisik maupun mental setiap harinya, rasa lelah yang datang sebenarnya adalah hal yang wajar. Namun, bagaimana jika rasa lelah itu muncul hampir setiap hari bahkan sejak bangun tidur, padahal di hari sebelumnya aktivitas tidak terlalu berat. Tubuh terasa mengantuk terus-menerus, sulit fokus, lesu dan energi seolah cepat habis tanpa alasan yang jelas. Kondisi seperti ini sering kali dianggap remeh karena berpikir esok hari akan kembali berubah seperti semula.

Padahal, kelelahan yang terjadi secara terus-menerus bisa menjadi tanda bahwa tubuh sedang mengalami gangguan. Baik dari segi gaya hidup, kesehatan mental, maupun kondisi medis tertentu. Melansir dari Sleep Foundation, kelelahan atau fatigue tidak selalu sama dengan rasa kantuk. Fatigue bisa membuat seseorang merasa lemah, tidak berenergi, dan kehilangan motivasi, meskipun sudah tidur cukup. 

Sementara itu, Cleveland Clinic menjelaskan bahwa fatigue merupakan keluhan umum yang bisa muncul sebagai gejala dari banyak kondisi kesehatan, mulai dari yang ringan hingga serius. Oleh karena itu, penting untuk mengenali apa saja penyebab dan gejala tubuh yang mudah lelah agar kamu bisa segera mengambil langkah yang tepat sebelum kondisi ini berdampak lebih jauh atau serius.

Penyebab Tubuh Cepat Lelah dan Mudah Mengantuk

1. Kurang Tidur atau Kualitas Tidur Buruk

Rasa lelah akibat stres atau kurang tidur umumnya akan membaik setelah tubuh mendapatkan istirahat yang cukup. Namun, kondisi ini berbeda jika kelelahan dipicu oleh gangguan kesehatan tertentu. Lelah yang berkaitan dengan penyakit cenderung menetap lebih lama, bahkan bisa terasa melemahkan meski seseorang sudah beristirahat dengan cukup.

Beberapa gangguan tidur yang diketahui dapat secara langsung memengaruhi jumlah dan kualitas tidur di antaranya adalah sleep apnea, restless legs syndrome, hingga gangguan ritme tidur seperti delayed sleep-wake phase disorder. Kondisi-kondisi ini dapat membuat seseorang merasa sangat mengantuk dan tidak bertenaga di siang hari. Selain itu yang paling familiar dan banyak terjadi adalah insomnia, yang kehadirannya menghambat kualitas tidur seseorang sehingga sering menjadi penyebab tubuh terasa cepat lelah.

Sebaliknya, ada juga kondisi yang disebut hipersomnia yaitu gangguan tidur yang membuat penderitanya merasa sangat mengantuk secara berlebihan, meskipun durasi tidurnya sudah cukup. Rasa kantuk ini bahkan dapat mengganggu aktivitas sehari-hari. Hipersomnia bisa disebabkan oleh efek samping obat atau kondisi medis tertentu, namun dalam beberapa kasus, penyebabnya tidak diketahui secara pasti dan disebut sebagai hipersomnia idiopatik.

2. Stres dan Kelelahan Mental

Tekanan pekerjaan dan keluarga, tanggung jawab yang menumpuk, hingga berbagai masalah hidup lainnya dapat memicu stres berkepanjangan yang berdampak langsung pada kualitas tidur. Stres dapat membuat seseorang sulit tidur nyenyak, sehingga tubuh tidak mendapatkan waktu pemulihan yang optimal. Akibatnya rasa lelah dan kantuk pun mudah muncul di siang hari.

Pada kondisi stres jangka pendek, kelelahan biasanya akan membaik setelah pemicu stres tersebut berkurang atau hilang. Namun, bila stres berlangsung lama, pendampingan profesional seperti terapis dapat membantu mengelola tekanan mental agar tidak terus berdampak pada kesehatan fisik dan emosional.

Sejalan dengan itu, Siloam Hospitals menyebutkan bahwa masalah kesehatan mental seperti stres, depresi, dan gangguan cemas sering ditandai dengan gejala badan cepat lelah, mudah mengantuk, serta penurunan nafsu makan. Tak hanya itu, gangguan mental juga dapat membuat penderitanya kehilangan semangat beraktivitas, mudah tersinggung, merasa cemas berlebihan, bahkan dalam kondisi berat dapat mendorong munculnya pikiran untuk menyakiti diri sendiri.

3. Gaya Hidup yang Kurang Sehat

Gaya hidup sehari-hari ternyata berperan besar terhadap rasa lelah yang sering muncul. Berbagai kebiasaan tertentu dapat memicu kelelahan berkepanjangan, mulai dari pola makan yang buruk, konsumsi alkohol berlebihan, penggunaan obat-obatan terlarang, stres yang tidak terkelola, hingga kondisi burnout akibat tekanan pekerjaan. Kurangnya aktivitas fisik atau kebiasaan menjalani sedentary lifestyle juga membuat tubuh menjadi kurang bertenaga dan lebih mudah mengantuk.

Editor: Candra Mega Sari
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore