Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 3 Desember 2025 | 01.00 WIB

10 Cara Mengatasi Brain Fog agar Pikiran Kembali Fokus dan Jernih

 

Ilustrasi remaja yang mengalami brain fog. (Freepik)

JawaPos.com – Pernah merasa kepala penuh, sulit konsentrasi, atau seperti ada kabut tebal yang menghalangi kamu untuk berpikir jernih?

Kondisi ini dikenal sebagai brain fog dan sering muncul ketika tubuh kelelahan, stres berkepanjangan, kurang tidur, atau terlalu banyak multitasking.

Di tengah gaya hidup serba cepat dan kebutuhan untuk terus produktif, brain fog bisa menjadi musuh utama yang membuat pekerjaan maupun aktivitas harian terasa jauh lebih berat.

Agar kamu bisa kembali fokus, berikut sepuluh cara efektif yang dapat membantu mengatasi brain fog dan membuat pikiran terasa lebih ringan serta terarah.

1. Perbaiki Pola Tidur secara Konsisten

Tidur adalah fondasi utama kejernihan mental. Kurang tidur membuat otak kesulitan memproses informasi dan menurunkan kemampuan fokus.

Cobalah tidur selama tujuh sampai delapan jam per malam dengan jadwal tidur yang konsisten. Hindari melihat layar gawai setidaknya tiga puluh menit sebelum tidur agar kualitas istirahat membaik.

Lampu kamar yang redup, suhu dingin, dan kasur yang nyaman juga sangat membantu mengoptimalkan waktu tidur sehingga kamu bangun dengan pikiran lebih segar.

2. Kurangi Multitasking yang Terlalu Berat

Menggarap beberapa pekerjaan dalam satu waktu memang terdengar produktif, tetapi nyatanya multitasking justru menyulitkan otak memprioritaskan informasi.

Setiap kali kamu berpindah fokus, otak membutuhkan waktu untuk menyesuaikan diri sehingga terasa lebih lambat dan mudah lelah.

Cobalah teknik single tasking dengan menyelesaikan satu tugas sebelum beralih ke yang lain. Gunakan to do list harian agar alur kerja lebih tertata. Ketika beban mental berkurang, kabut di kepala pun ikut mereda.

3. Atur Pola Makan yang Lebih Seimbang

Nutrisi yang kamu konsumsi berpengaruh langsung pada performa otak. Makanan tinggi gula sederhana atau terlalu banyak makanan olahan dapat menyebabkan energi naik turun secara drastis sehingga memicu brain fog.

Pilih makanan dengan indeks glikemik rendah seperti gandum utuh, buah, sayuran, serta protein tanpa lemak untuk menjaga kestabilan energi.

Asupan omega 3 dari ikan seperti salmon atau kacang kenari juga membantu meningkatkan konsentrasi. Hindari makan terlalu larut malam agar sistem pencernaan tidak memengaruhi kualitas tidurmu.

4. Perbanyak Gerak dan Latihan Fisik Ringan

Aktivitas fisik meningkatkan aliran darah ke otak sehingga membantu memperbaiki kejernihan mental.

Editor: Bayu Putra
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore