
Ralph Lauren memilih setting runway spektakuler yang identik dengan taman kota, Central Park.
JawaPos.com - Agar terlihat lebih hidup, panggung pertunjukan fashion biasanya dirancang menyesuaikan dengan tema busana. Runway pun dibuat menjadi unik dengan tambahan dekorasi yang meninggalkan kesan bagi penikmat fashion. Seperti yang terlihat dalam gelaran New York Fashion Week (NYFW) pekan lalu.
Dilansir dari Vogue, Minggu (16/9), sejumlah desainer diberi kebebasan memilih ruang dengan akar sejarah yang terkandung dalam koleksi busana. Mulai dari dekorasi taman kota ala Ralph Lauren hingga area club mobil ala Brandon Maxwell. Kira-kira seperti apa dekorasi runway khas para desainer selama NYFW? Simak ulasannya berikut.
1. Ralph Lauren: Bethesda Fountain, Central Park
Untuk peringatan 50 tahun labelnya, Ralph Lauren memilih setting runway spektakuler yang identik jiwa kota Central Park. Setidaknya ada 200 tamu yang duduk di sekitar Bethesda Fountain, ketika model Gigi Hadid hingga Carolyn Murphy mulai berjalan pada koleksi Ready-to-Wear Spring 2019.
2. Brandon Maxwell: Classic Car Club
Untuk panggung runway-nya, label Brandon Maxwell memilih dekorasi yang terinspirasi dari Car Club di Manhattan. Di dalamnya berisi tempat parkir bergaya pedesaan dengan kendaraan jaman dulu namun terlihat modern.
Sang desainer mengubahnya menjadi tailgate yang glamor, lengkap dengan truk pick-up tertutup bunga, pendingin Yeti berwarna merah muda, dan area bir club.
3. Ulla Johnson: Williamsburg Bank
Ulla Johnson menunjukkan koleksi barunya di ruang acara Weylin, sebelumnya adalah Williamsburg Savings Bank. Gaunnya yang anggun dan halus menyapu lantai mosaik yang unik. Sang perancang juga menambahkan fitur putaran dekoratif di pilar besar ruang tersebut.
4. Pyer Moss: Weeksville Heritage Centre
Label Pyer Moss membawa para penonton ke dalam bangunan kuno Weeksville, Brooklyn. Empat rumah bersejarah berfungsi sebagai latar belakang runway. Gedung ini adalah tempat yang indah tetapi memiliki sejarah yang sangat kaya dan istimewa. Didirikan oleh James Weeks, seorang pria Afrika-Amerika, pada 1838, gedung ini menjadi salah satu komunitas kulit hitam pertama di Amerika. Sang perancang menugaskan seniman Derrick Adams untuk membuat potret kehidupan Afrika Amerika yang kemudian ia tuangkan ke pakaiannya.
5. Carolina Herrera: Old New York
Desainer Carolina Herrera menyukai dekorasi dengan tema 'Old New York'. Setelah bertahun-tahun banyak desainer lain yang juga menggelar show-nya di museum Upper East Side Frick. Untuk pertunjukan runway pertamanya, Wes Gordon selaku creative director label ini memilih New York Historical Society, tempat yang tak terlupakan untuk memulai debutnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
