
Ilustrasi feng shui rumah (Freepik)
JawaPos.com - Banyak orang bertanya-tanya mengapa ada keluarga yang hidupnya terasa selalu berkecukupan dan penuh ketentraman, meski penghuninya bekerja secara biasa.
Sebaliknya, tidak sedikit yang sudah berusaha keras siang dan malam, namun tetap merasa rezekinya seret.
Uang yang datang seolah cepat habis, bahkan sering diikuti oleh masalah-masalah tak terduga yang semakin memberatkan.
Dalam perspektif Feng Shui dan filosofi Jawa, jawaban dari fenomena ini dapat terletak pada kondisi rumah, khususnya bagaimana energi di dalamnya mengalir.
Rumah bukan sekadar tempat berteduh, melainkan pusat berkumpulnya energi (Qi) yang memengaruhi segala aspek kehidupan penghuninya.
Jika energi tersebut mengalir lancar, hidup terasa lebih ringan dan mudah. Sebaliknya, energi yang tersumbat dapat ikut menghambat kelancaran rezeki.
1. Pintu Utama yang Kotor, Rusak, atau Terhalang
Dalam ilmu Feng Shui, pintu utama dikenal sebagai "Mulut Qi", yaitu jalur utama masuknya energi keberuntungan ke dalam rumah.
Jika pintu utama dalam keadaan kotor, berdebu, catnya mengelupas, atau terhalang oleh barang-barang seperti sepeda atau rak sepatu yang berantakan, energi positif akan kesulitan untuk memasuki ruang hidup Anda.
Bayangkan tamu kehormatan datang ke rumah, tetapi menemukan pintu yang kotor dan penuh penghalang; tentu ia akan enggan masuk.
Prinsip yang sama berlaku bagi energi rezeki.
Leluhur Jawa juga mengajarkan bahwa "gapura itu pasulayan rezeki", yang berarti pintu gerbang adalah penghubung rezeki.
Oleh karena itu, menjaga kebersihan dan kerapian area pintu utama adalah langkah fundamental.
Pastikan tidak ada barang yang menghalangi, bersihkan dari debu, dan cat ulang jika sudah terlihat kusam.

Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
Persebaya Surabaya Dikabarkan Rekrut 2 Striker dan 2 Bek Baru, Ada Punggawa Tim Nasional
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
Jadwal Shalat Idul Adha 2026 di Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Kota Besar Lainnya
Dulu Antreannya Mengular dan Jadi Buah Bibir Media Sosial, Kini Terlihat Lengang: Mengulik 5 Tempat Makan yang Sempat Viral Lalu Sepi Pengunjung
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
14 Angkringan Paling Nikmat di Surabaya, Tempat Nongkrong Seru Sambil Kuliner dan Jajan
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Yuran Fernandes, Green Force Dapatkan Pengganti Gustavo Fernandes
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
