Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 22 Juli 2025 | 18.40 WIB

Dampak Buruk Doomscrolling bagi Kesehatan Mental dan Cara Menghentikannya Sebelum Terlambat

Ilustrasi doomscrolling (Freepik) - Image

Ilustrasi doomscrolling (Freepik)


JawaPos.com
 - Tanpa disadari, Anda mungkin menghabiskan waktu berjam-jam menggulir layar ponsel hanya untuk membaca berita buruk, menonton konten menyedihkan, atau sekadar mencari pelarian dari rutinitas. 

Kebiasaan ini dikenal sebagai doomscrolling aktivitas yang terlihat sepele, tetapi bisa membawa dampak serius terhadap kesehatan mental Anda.

Doomscrolling bukan hanya soal membaca berita negatif. Ini tentang bagaimana Anda menenggelamkan diri dalam arus informasi yang terus menerus tanpa kontrol, hingga akhirnya merasa cemas, lelah, dan kehilangan semangat. 

Dunia digital yang menawarkan hiburan tak terbatas, ternyata bisa menjadi pemicu kelelahan emosional dan keterputusan dari realitas.

Artikel ini akan membahas tuntas apa itu doomscrolling, mengapa kita melakukannya, apa saja dampak yang ditimbulkan, dan bagaimana cara menghentikannya secara efektif yang tela dirangkum dari University of Colorado Denver pada Selasa (22/07). 

Jika Anda merasa hidup makin tak terarah, barangkali sudah saatnya mengevaluasi bagaimana Anda menggunakan waktu di depan layar.

1. Apa Itu Doomscrolling dan Mengapa Terjadi?

Doomscrolling adalah kebiasaan mengakses dan membaca konten negatif secara terus-menerus, baik melalui berita, media sosial, maupun video pendek. 

Kebiasaan ini sering kali terjadi tanpa sadar, terutama saat seseorang merasa bosan, tertekan, atau sedang ingin melarikan diri dari kenyataan. 

Karena sifat kontennya yang adiktif, doomscrolling sulit dihentikan begitu dimulai.

Fenomena ini diperkuat oleh fitur infinite scroll di berbagai platform digital yang dirancang untuk membuat Anda terus tertarik dan berlama-lama. 

Sekilas, ini tampak seperti pengisi waktu yang tidak berbahaya, tetapi dampaknya bisa cukup dalam. 

Otak terus-menerus menerima stimulus negatif tanpa jeda, sehingga memicu perasaan cemas, lelah, dan kehilangan arah.

Anda mungkin mulai doomscrolling dengan alasan ringan seperti mencari informasi, menghibur diri, atau mengisi waktu luang. 

Namun tanpa disadari, ini bisa berkembang menjadi kebiasaan destruktif yang merusak suasana hati, mengganggu produktivitas, bahkan memicu gangguan mental dalam jangka panjang.

2. Dampak Doomscrolling terhadap Kesehatan Mental Anda

Doomscrolling memiliki dampak psikologis yang signifikan. 

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore