
Ilustrasi buah pisang. (Freepik).
JawaPos.com – Selain rasanya yang lezat dan harganya relatif murah, pisang juga memiliki kandungan nutrisi berlimpah dan bisa Anda konsumsi setiap hari. Tak heran jika banyak orang yang menggemari buah berwarna kuning ini.
Meski begitu, buah pisang sangat mudah menghitam dan membusuk. Apalagi, jika Anda membeli pisang yang sudah matang di supermarket. Biasanya, pisang tidak akan tahan lama sehingga Anda harus segera mengonsumsinya.
Untungnya, Jawapos sudah merangkum beberapa tips simpel untuk menyimpan pisang agar tahan lama dan tidak mudah busuk. Tips-tips ini bisa Anda lakukan pada pisang yang sudah matang maupun yang belum.
Setelah Anda selesai membeli pisang, segera keluarkan dari bungkus atau plastiknya. Pisang yang disimpan di dalam plastik akan lebih cepat matang.
Ini dikarenakan etilen atau gas yang dihasilkan dari pisang untuk membantu mempercepat proses pematangan akan terakumulasi di dalam bungkus plastik.
Anda mungkin sering melihat batang pisang yang dijual di supermarket dilapisi dengan plastik.
Bukan tanpa alasan, cara ini digunakan untuk memperlambat proses pematangan. Tanpa pembungkus, etilen yang dihasilkan dari batang pisang dapat turun dan mematangkan buahnya.
Jika Anda membeli pisang yang batangnya sudah terbungkus, sebaiknya Anda membiarkannya untuk menjaganya agar tahan lama.
Namun jika tidak terbungkus, Anda bisa membungkus seluruh sisir batang dengan plastik atau memisahkan pisang satu per satu dan membungkus setiap batangnya.
Pisang bukanlah satu-satunya buah yang dapat menghasilkan etilen. Ada beberapa buah yang punya zat pematang alami, di antaranya mangga, apel, persik, dan tomat.
Ketika Anda menggabungkannya bersama, buah-buahan tersebut akan lebih cepat membusuk dan rusak. Oleh karena itu, sebaiknya Anda menjauhkannya dari buah-buahan lain untuk menjaga pisang lebih tahan lama.
Ternyata ada alasan ilmiah mengapa Anda harus menggantung pisang. Buah ini mulai melalui proses pematangan segera setelah dipetik. Tetapi, menggantung pisang dapat mencegah zat etilen bekerja lebih cepat.
Jika Anda hanya memakan setengah pisang, pertimbangkanlah untuk memberi senyawa asam dari perasan buah lemon. Untuk melakukannya, rendamlah potongan pisang ke dalam perasan air lemon selama tiga menit.
Cara ini akan mencegah pisang berubah warna menjadi cokelat. Anda juga bisa menaburkan sedikit perasan lemon ke potongan-potongan pisang tanpa merendamnya.
Kemudian, simpanlah pisang yang sudah diberikan perasan lemon dengan membungkusnya rapat-rapat menggunakan plastik atau tempatkanlah di dalam wadah kedap udara, dan simpan di dalam lemari es.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
15 Pecel Paling Enak di Surabaya, Cita Rasa Sambal Kacang yang Autentik dan Ragam Lauk Tradisional yang Menggoda Selera
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Wisata Terbaik Dekat Stasiun Pasuruan, Buat Liburan Tak Perlu Jauh Tapi Tetap Seru
12 Tempat Kuliner Soto yang Jadi Favorit di Malang, Soal Rasa Jangan Ditanya Pasti Enak!
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
