
Jenis-jenis jerawat ada beragam. Pahami agar bisa menanganinya dengan cepat. (Polina Tankilevitch/Pexels)
JawaPos.com - Jerawat adalah masalah kulit yang umum dialami oleh banyak orang, terutama saat masa remaja dan dewasa muda. Kamu perlu tahu jenis-jenis jerawat.
Meski tampak sederhana, jerawat sebenarnya memiliki berbagai jenis yang berbeda, dan masing-masing memerlukan penanganan yang berbeda pula.
Memahami jenis-jenis jerawat sangat penting agar kamu bisa memilih perawatan yang tepat dan menghindari komplikasi, seperti bekas luka atau peradangan yang berkepanjangan.
Menurut laman Goodrx, setidaknya ada tiga kategori utama penggolongan jenis-jenis jerawat, yaitu jerawat komedonal, papulopustular, dan nodulokistik (jerawat batu).
Jerawat komedonal termasuk jenis jerawat non-inflamasi, artinya kulit di area tersebut tidak mengalami peradangan.
Jerawat papulopustular atau jerawat inflamasi adalah istilah medis untuk jerawat yang ditandai dengan peradangan. Jenis jerawat ini terdiri dari dua bentuk utama, yaitu papula dan pustula.
Adapun jerawat nodulokistik merupakan kondisi jerawat yang lebih parah, di mana benjolan jerawat terbentuk jauh di dalam lapisan kulit.
Berikut ini penjelasan lebih jauh mengenai jenis-jenis jerawat dari laman Goodrx:
1. Whiteheads (Komedo Putih)
Whiteheads adalah jenis jerawat non-inflamasi yang muncul ketika pori-pori kulit tersumbat sepenuhnya, sehingga membentuk benjolan kecil berwarna putih atau menyerupai warna kulit.
Karena pori-pori tertutup rapat, whiteheads tidak terpapar udara sehingga warnanya tetap putih. Sebaiknya tidak memencet whiteheads karena dapat menyebabkan iritasi dan bekas luka permanen.
Whiteheads biasanya muncul di area wajah yang berminyak dan sering menjadi tanda awal masalah jerawat.
