Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 11 Juni 2025 | 03.34 WIB

Simak, 2 Insecurity Terdalam yang Paling Sering Dialami Pria Modern hingga Dampaknya yang Tak Terlihat

Pria modern kerap dihantui ekspektasi sosial tentang maskulinitas dan peran dalam hubungan. (freepik) - Image

Pria modern kerap dihantui ekspektasi sosial tentang maskulinitas dan peran dalam hubungan. (freepik)

JawaPos.com-  Dewasa ini, masyarakat secara tidak langsung membentuk karakteristik maskulinitas. Akibatnya, jumlah pria yang mengalami krisis identitas dan rasa tidak aman semakin meningkat. 

Sebuah studi tahun 2023 dari Personality and Social Psychology Review menunjukkan bahwa ketika berada dalam ancaman, motivasi yang didorong oleh ekspektasi orang lain memicu usaha-usaha eksternal untuk memulihkan status maskulin.

Sayangnya, usaha-usaha ini seringkali muncul dalam bentuk agresi, rasa malu, bahkan tindakan menyakiti diri sendiri.

Dilansir dari Your Tango, berikut dua Insecurity terdalam yang dialami pria modern:

1. Ketakutan Tidak Bisa Membahagiakan Pasangannya

Salah satu kecemasan paling umum pria saat ini adalah apakah mereka bisa benar-benar membuat pasangannya bahagia. Ketakutan ini bisa mencakup:

  • Apakah dirinya cukup menarik dibandingkan pria-pria di iklan atau media sosial?

  • Apakah ia mampu secara finansial untuk memenuhi kebutuhan pasangan dan anak-anaknya?

  • Apakah ia lebih baik dari kompetitor lain yang bisa dengan mudah diakses lewat aplikasi atau jejaring sosial?

  • Sekilas, hal ini mungkin terlihat sebagai persoalan personal. Namun sebuah studi dari American Psychological Association (APA) tahun 2020 menemukan bahwa maskulinitas yang rapuh memiliki kaitan dengan sikap politik yang agresif dan dukungan terhadap kelompok atau partai yang mendukung sikap ekstrem tersebut.

    Artinya, insecurity ini bukan hanya berdampak pada hubungan personal, tapi juga bisa berimbas ke kehidupan sosial dan politik secara luas.

    2. Kebingungan Tentang Apa Itu Laki-Laki Sejati

    Pertanyaan “apa sih yang membuat seorang pria dikatakan laki-laki sejati?” kini makin sulit dijawab. Dalam masyarakat, maskulinitas sering dikaitkan dengan:

    • Kemampuan menjadi pemimpin baik dalam keluarga, tim olahraga, hingga lingkaran pertemanan

  • Keputusan yang logis dan berani menentang arus

  • Daya dorong untuk memaksakan kehendak dan tidak tunduk

  • Kemampuan melakukan hal-hal yang dianggap bukan wilayah perempuan

  • Editor: Novia Tri Astuti
    Tags
    Jawa Pos
    JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
    Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
    Download Aplikasi JawaPos.com
    Download PlaystoreDownload Appstore