
ilustrasi Waspada! Begini Cara Kebakaran Minyak Bisa Terjadi di Dapur dan Cara Mencegahnya / freepik
JawaPos.com - Pernahkah Anda membayangkan bagaimana api tiba-tiba menyala di dapur saat memasak? Kebakaran akibat minyak di dapur bisa terjadi dalam hitungan detik, bahkan sebelum Anda menyadarinya. Momen yang seharusnya menyenangkan saat memasak bisa berubah menjadi bencana jika tidak berhati-hati.
Melansir dari laman huffpost.com, menurut data dari National Fire Protection Association (NFPA), memasak adalah penyebab utama kebakaran rumah, mencakup sekitar 44% dari seluruh kejadian kebakaran rumah yang dilaporkan antara tahun 2017 dan 2021. Fakta ini menunjukkan betapa pentingnya memahami penyebab serta cara mencegah kebakaran akibat minyak di dapur.
Banyak orang berpikir bahwa kejadian ini tidak akan pernah menimpa mereka. Namun, tanpa edukasi keselamatan yang tepat, siapa saja bisa menjadi korban. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui bagaimana kebakaran minyak bisa terjadi, tanda-tanda awalnya, serta langkah-langkah yang harus diambil untuk menghindarinya.
Pada Suhu Berapakah Minyak Bisa Terbakar?
Memahami suhu minyak saat memasak adalah langkah pertama untuk mencegah kebakaran. Setiap jenis minyak memiliki titik asap dan titik nyala yang berbeda. Titik asap adalah suhu di mana minyak mulai berasap, sedangkan titik nyala adalah suhu di mana minyak bisa terbakar.
Sebagai contoh, minyak kanola memiliki titik asap sekitar 435°F, sedangkan minyak zaitun, minyak jagung, dan minyak bunga matahari memiliki titik asap sekitar 410°F. Jika minyak dibiarkan terlalu panas, ia akan mencapai titik nyala dan dapat memicu kebakaran.
Kabar baiknya, suhu ideal untuk menggoreng biasanya berkisar antara 350°F hingga 375°F. Oleh karena itu, menggunakan termometer dapur sangat disarankan untuk memastikan suhu tetap aman.
Penyebab Umum Kebakaran Minyak di Dapur
Kebakaran minyak sering kali terjadi karena kelalaian saat memasak. Beberapa penyebab umum meliputi:
1. Meninggalkan masakan tanpa pengawasan - Minyak yang terus dipanaskan tanpa pengawasan bisa mencapai titik nyala dan terbakar.
2. Menggoreng dengan minyak berlebihan - Terlalu banyak minyak dalam wajan bisa menyebabkan percikan saat makanan dimasukkan.
3. Menggunakan suhu terlalu tinggi - Memasak dengan suhu di atas batas aman mempercepat risiko kebakaran.
4. Percikan minyak ke sumber api - Minyak panas yang terkena api kompor atau elemen pemanas bisa langsung menyala.
5. Gangguan saat memasak - Menggunakan ponsel, minum alkohol, atau meninggalkan dapur sejenak bisa menjadi faktor pemicu kebakaran.
Cara Memadamkan Kebakaran Minyak dengan Aman

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
