Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 19 Maret 2025 | 00.21 WIB

Kenali Jenis-Jenis Jerawat Berdasarkan Bentuknya dan Cara Mengatasinya

Jenis-jenis jerawat berdasarkan bentuknya. (dok. WebMD) - Image

Jenis-jenis jerawat berdasarkan bentuknya. (dok. WebMD)

JawaPos.com - Jerawat adalah masalah kulit yang sering dialami oleh banyak orang. Biasanya, jerawat muncul di wajah, tetapi bisa juga di dada, punggung, dan bahu. Jerawat terjadi ketika pori-pori tersumbat oleh minyak berlebih dan sel kulit mati. Kondisi ini dapat menyebabkan munculnya berbagai jenis jerawat dengan bentuk yang berbeda-beda.

Remaja dan anak muda lebih sering mengalami jerawat karena perubahan hormon yang meningkatkan produksi minyak di kulit. Namun, orang dewasa juga bisa mengalami jerawat, terutama wanita, akibat faktor hormon, stres, atau pola makan. Selain itu, faktor genetik juga berperan dalam risiko seseorang mengalami jerawat. Jika orang tua memiliki riwayat jerawat, kemungkinan anaknya juga akan mengalaminya.

Meskipun jerawat bukan masalah kesehatan yang serius, kondisi ini bisa memengaruhi rasa percaya diri. Beberapa jenis jerawat bisa hilang dengan perawatan sederhana, tetapi ada juga yang memerlukan penanganan lebih lanjut. Memahami jenis-jenis jerawat dapat membantu menentukan cara terbaik untuk mengatasinya.

Dilansir dari webmd.com dan my.clevelandclinic.org, berikut adalah beberapa jenis jerawat berdasarkan bentuknya.

1. Komedo

Komedo adalah jenis jerawat dasar yang terjadi saat folikel rambut tersumbat oleh minyak dan sel kulit mati. Komedo bisa berupa komedo hitam (blackheads) atau komedo putih (whiteheads).

Komedo hitam terjadi ketika pori-pori terbuka dan tersumbat oleh minyak serta sel kulit mati. Warna hitam bukan karena kotoran, tetapi karena reaksi minyak dengan udara. Biasanya, komedo hitam bisa diatasi dengan produk perawatan kulit yang dijual bebas.

Komedo putih terbentuk saat pori-pori tersumbat tetapi tetap tertutup. Ini terjadi karena minyak dan sel kulit mati yang menutupi folikel rambut. Produk perawatan untuk komedo hitam biasanya juga efektif untuk mengatasi komedo putih.

2. Papula

Papula adalah jenis jerawat yang meradang dan berbentuk benjolan kecil berwarna merah atau pink. Jerawat ini biasanya terasa sensitif saat disentuh. Jangan memencet atau menggaruknya karena bisa memperparah peradangan dan menyebabkan bekas luka. Jika jumlah papula cukup banyak, jerawat ini bisa dikategorikan sebagai jerawat sedang hingga parah.

3. Pustula

Pustula adalah jerawat yang juga meradang, tetapi memiliki ciri khas berupa benjolan dengan bagian tengah berisi nanah berwarna putih atau kuning, dikelilingi oleh lingkaran merah. Sama seperti papula, pustula sebaiknya tidak dipencet karena bisa meninggalkan bekas atau noda hitam di kulit.

4. Kista/cysth

Kista adalah jenis jerawat yang paling parah, berbentuk benjolan besar yang berisi nanah. Jerawat ini sering terasa sakit dan bisa meninggalkan bekas luka. Jika mengalami jerawat kistik, sebaiknya konsultasikan dengan dokter kulit untuk mendapatkan perawatan yang tepat.

Dengan memahami jenis-jenis jerawat, kamu bisa lebih mudah menentukan cara mengatasinya. Jika jerawat tergolong ringan, kamu bisa mencoba perawatan dengan produk yang dijual bebas. Namun, untuk jerawat yang lebih parah, sebaiknya konsultasikan dengan dokter kulit agar mendapatkan penanganan yang sesuai.

Editor: Siti Nur Qasanah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore