Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 15 Maret 2025 | 04.00 WIB

Mudah dan Cepat! Cara Menanam Bayam Brasil untuk Hasil Melimpah

Wahyu saat memilah batang yang sudah tua untuk dipotong guna memperbanyak pertumbuhan bayam Brasil. (Juliana Christy/JawaPos.com) - Image

Wahyu saat memilah batang yang sudah tua untuk dipotong guna memperbanyak pertumbuhan bayam Brasil. (Juliana Christy/JawaPos.com)

 

JawaPos.com – Bayam Brasil (Alternanthera sissoo) semakin digemari karena mudah ditanam dan memiliki banyak manfaat kesehatan. Tanaman ini tidak hanya tahan terhadap berbagai kondisi cuaca, tetapi juga bisa dipanen berkali-kali dalam waktu singkat.

Wakil Ketua Kosagrha Lestari, Wahyu Widayat, berbagi tips praktis agar bayam Brasil tumbuh subur dan siap panen lebih cepat. Sebelum menanam, pastikan tanah dalam kondisi subur dan gembur.

"Gunakan campuran tanah dengan pupuk kompos agar nutrisi tercukupi. Tidak perlu berlebihan, pupuk kompos kemasan kecil pun sudah cukup," ujar Wahyu kepada JawaPos.com. Setelah itu, ratakan tanah agar siap untuk penanaman.

Berbeda dari bayam hijau atau merah yang biasanya ditanam dari biji, bayam Brasil diperbanyak melalui stek batang. Pilih batang yang sudah tua, potong sekitar 3 cm, dan buang beberapa daun agar tidak menyerap terlalu banyak air. Setelah itu, tancapkan langsung ke tanah yang telah disiapkan.
 
Pada tahap awal, tanaman mungkin akan layu sebelum akhirnya kembali segar dalam tiga hari. Dalam waktu seminggu, pertumbuhan mulai terlihat, dan dalam sebulan, daun-daun sudah bisa mulai dipanen.
 
Penyiraman cukup dilakukan sekali sehari, terutama saat musim kemarau. "Jika tanah terlihat terlalu kering, segera siram, tapi di musim hujan cukup dua hari sekali," kata Wahyu.
 
Selain itu, pemberian pupuk tambahan setiap dua minggu sekali dapat membuat daun lebih besar dan tanaman lebih subur. Menariknya, bayam Brasil jarang terserang hama, terutama ulat.
 
"Daunnya yang agak keras membuat ulat enggan memakannya," ujar Wahyu.
 
Untuk menjaga produktivitasnya, panen sebaiknya dilakukan dengan cara memetik pucuk muda, bukan mencabut seluruh batang. Dengan cara ini, tunas baru akan terus tumbuh.
 
Dalam kondisi optimal, bayam Brasil bisa dipanen setiap minggu, bahkan setiap tiga hari sekali jika sudah tumbuh lebat. "Semakin sering dipetik, semakin banyak cabang baru yang tumbuh," ungkap Wahyu.
 
Jika ingin memperbanyak tanaman, cukup ambil batang yang telah dipotong, lalu tanam kembali. Bayam Brasil juga bisa ditanam di pot atau polybag, sehingga cocok untuk pekarangan rumah dengan lahan terbatas.
 
Salah satu hal penting dalam menanam bayam Brasil adalah menjaga jarak tanam agar sirkulasi udara tetap baik. "Jangan menanam terlalu rapat, beri jarak sekitar 20 cm agar tanaman bisa berkembang dengan optimal," sarannya.
 
Selain mudah ditanam, bayam Brasil juga memiliki kandungan nutrisi tinggi, seperti zat besi dan antioksidan yang baik untuk kesehatan tubuh. Konsumsi rutin dapat membantu meningkatkan daya tahan tubuh serta menjaga kesehatan mata.
 
Dengan perawatan yang sederhana dan hasil yang terus menerus bisa dinikmati, bayam Brasil menjadi pilihan tepat bagi siapa saja yang ingin menanam sayuran sendiri di rumah. "Tidak butuh banyak usaha, tapi hasilnya luar biasa," tutur Wahyu. 
Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore