
Ilustrasi seorang anak laki-laki. (Freepik).
JawaPos.com – Membesarkan anak memang tidak mudah. Ada kalanya perilaku anak membuat orang tua jengkel, sehingga sering kali mereka kehilangan kendali untuk mengontrol emosinya.
Banyak orang tua yang memarahi anak mereka dengan cara berteriak dan membentak. Umumnya, cara ini dilakukan untuk mendisiplinkan anak mereka.
Meski demikian, perilaku seperti ini tidak baik jika terus diterapkan kepada anak. Terdapat beberapa efek negatif dalam perkembangan anak, mulai dari pola pikir hingga kondisi emosionalnya dalam jangka panjang.
Seperti dirangkum dari The Sense Hub, berikut ini sejumlah dampak buruk yang bisa terjadi bila orang tua terus membentak atau berteriak kepada anak.
1. Anak menjadi takut dengan orang tua
Berteriak mungkin membuat anak mendengar, tetapi jika terlalu sering dilakukan, ini justru akan membuat anak menjadi takut, bukan karena mereka mengerti atau menghormati orang tuanya.
Membentak anak ketika mereka melakukan kesalahan hanya akan membuat anak merasa terancam. Ini tidak benar-benar mengajarkan mereka alasan mengapa mereka harus berperilaku baik. Alih-alih belajar disiplin, anak hanya belajar untuk menghindari amarah orang tuanya.
2. Anak akan berpikir bahwa berteriak bisa menyelesaikan masalah
Anak-anak tidak hanya mendengarkan atau melihat, mereka akan mempraktikkan bagaimana orang tuanya berperilaku.
Jika mereka terus mendengar atau melihat bahwa teriakan digunakan sebagai cara untuk mengekspresikan kekesalan, anak mulai percaya bahwa mereka harus bertindak seperti itu untuk menyelesaikan masalah.
3. Anak menjadi mudah cemas
Salah satu dampak buruk berteriak kepada anak dapat membuat mereka mudah cemas atau gelisah. Mereka takut membuat orang tuanya marah, sehingga ini bisa menyebabkan gangguan kecemasan.
Anak yang terus-terusan dibentak oleh orang tuanya akan selalu mencoba menghindari masalah dan merespons sesuatu dengan sangat hati-hati.
Di lain sisi, ada juga anak yang mengisolasi dirinya sendiri dan menutup diri sepenuhnya. Alih-alih merasa aman di rumah, mereka akan selalu merasa tegang dan waspada karena takut dibentak oleh orang tua mereka.
4. Hubungan antara orang tua dan anak bisa melemah

Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
13 Rekomendasi Tempat Liburan di Malang dengan Pilihan Wisata Alam, Hiburan, dan Spot Santai yang Membuat Pikiran Lebih Fresh
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Rekomendasi 13 Wisata Terbaik di Bandung untuk Liburan Santai, Healing, dan Quality Time Bersama Orang Tersayang
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
