ilustrasi orang yang makan malam./Freepik
JawaPos.com - Untuk penurunan berat badan yang efektif, penting membuat rencana yang berkelanjutan.
Jika Anda mencoba menurunkan berat badan, perubahan kecil dapat memberikan dampak yang besar.
Kebanyakan orang lebih suka bersantai setelah makan malam. Namun, hal itu dapat membuat Anda bertambah berat badan.
Dilansir NDTV, berikut 6 kebiasaan setelah makan malam yang bantu menurunkan berat badan secara efektif.
Jalan kaki selama 15 menit setelah makan malam dapat membantu pencernaan dan menghilangkan kembung.
Hal ini juga dapat memperlancar pencernaan sehingga membantu penurunan berat badan yang lebih baik.
Berjalan kaki setelah makan malam juga menjaga kadar gula darah tetap sehat.
Jika Anda minum teh atau kopi setelah makan, hal itu dapat menambah kalori ekstra pada makanan harian.
Mengonsumsi kafein setelah makan malam juga akan membuat Anda lebih sulit tidur di malam hari. Sebaliknya, pilihlah teh herbal.
Teh ini juga dapat bantu meningkatkan metabolisme dan menawarkan banyak manfaat kesehatan lainnya.
Kualitas dan kuantitas tidur yang buruk dapat memperlambat metabolisme dan memicu sekresi hormon lapar.

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Link Live Streaming PSG vs Arsenal Malam Ini Final Liga Champions, Siaran Langsung Jam Berapa dan Tayang di TV Mana?
3 Calon Pelatih Liverpool Musim Depan, Semua Masih Muda dan Bertalenta!
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
Bicara Kartu Merah: Arema FC Paling Brutal, Semua Perlu Belajar dari Borneo FC!
Berikut 3 Bek yang Dirumorkan Merapat ke Persebaya Surabaya! Ada Yusuf Meilana Hingga Bek Tengah Brasil
Prediksi Final Liga Champions 2026: PSG vs Arsenal, Les Parisiens Diunggulkan, The Gunners Butuh Keajaiban
Persib Bandung Ungkap Penyebab Masuk Daftar Banned FIFA, Bukan Tunggakan Gaji!
