Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 7 Februari 2025 | 15.45 WIB

Panduan Bayar Utang Puasa di Bulan Syaban, Jangan Lupa karena Ramadhan 1446 H Semakin Mendekat

Ilustrasi puasa. (Pexels)

JawaPos.com - Sekitar satu bulan lagi kita akan kembali menyambut bulan suci Ramadan. 

Namun, sebagai umat muslim yang berpuasa di ramadan sebelumnya tidak penuh, maka perlu membayar utang puasa

Membayar utang puasa adalah hal yang wajib dilakukan oleh seorang muslim. Hal ini tertera dalam Alquran surah Al-Baqarah ayat 185 yang memiliki arti:

“Maka barangsiapa di antara kamu sakit atau dalam perjalanan (lalu tidak berpuasa), maka (wajib mengganti) sebanyak hari (yang dia tidak berpuasa itu) pada hari-hari yang lain. 

Dan bagi orang yang berat menjalankannya wajib membayar fidyah, yaitu memberi makan orang miskin. 

Tetapi barang siap adengan kerelaan hati mengerjakan kebajikan, maka itu lebih baik baginya, dan puasamu itu lebih bagimu jika kamu sudah mengetahui.”

Kapan Batas Waktu Membayar Utang Puasa?

Melansir NU.or.id, secara fikih, membayar utang puasa Ramadan sebenarnya tidak harus terburu-buru. Waktu untuk membayar utang puasa masih longgar hingga Ramadan berikutnya.

Meski demikian, kemudahan yang diberikan oleh Allah SWT pada umat-Nya juga diikuti dengan tanggung jawab untuk membayar utang puasa sebelum waktu yang ditentukan.

Pada Februari ini yang bertepatan dengan bulan Syaban, waktu yang tersisa semakin menyempit. Untuk itu, dianjurkan untuk Anda jika masih memiliki utang untuk segera membayar utang puasa sebelum Ramadan datang.

Jika utang puasa tidak dibayar hingga Ramadan datang, maka ada konsekuensi yang harus ditanggung. 

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore