
Ilustrasi Orang yang Tenggelam dalam Positifitas Beracun
JawaPos.com - Sikap positif itu memang bagus, bukan? Tapi, apa jadinya kalau sikap positif itu berubah menjadi sesuatu yang malah merugikan? Selamat datang di dunia toxic positivity, di mana “selalu melihat sisi baiknya” justru bisa lebih merusak daripada membantu.
Psikologi menjelaskan bahwa positifitas beracun ini bukan hanya soal sikap berlebihan. Tapi juga bagaimana itu bisa berdampak buruk pada kesehatan mental.
Dilansir dari laman Geediting.com pada Selasa (28/1) yuk, kita bahas lebih dalam tentang ciri kepribadian orang dengan positifitas beracun.
1. Mengabaikan Perasaan dan Emosi Negatif
Apakah Anda sering berkata, "Saya baik-baik saja," padahal sebenarnya sedang tidak baik-baik saja? Orang dengan ciri positifitas beracun sering kali menekan atau bahkan mengabaikan emosi negatif mereka.
Alih-alih mengakui perasaan yang kurang menyenangkan, mereka memilih untuk “menyimpannya” dan terus tersenyum.
Namun, psikologi mengingatkan bahwa memendam emosi negatif justru bisa memperburuk kesehatan mental. Tidak apa-apa untuk merasa sedih atau kecewa. Itu bagian dari menjadi manusia, kok!
2. Merasa Bersalah Atas Emosi Negatif
Pernahkah Anda merasa bersalah karena tidak bahagia? Misalnya, saat Anda stres dengan pekerjaan, lalu seseorang berkata, "Setidaknya kamu punya pekerjaan. Bersyukurlah!" Bukannya merasa lebih baik, Anda malah merasa bersalah karena tidak cukup bersyukur.
Inilah jebakan toxic positivity. Orang dengan ciri ini cenderung merasa bahwa emosi negatif adalah sesuatu yang harus dihindari, padahal, menurut psikologi, menerima emosi negatif adalah bagian penting dari kesehatan mental yang seimbang.
3. Kebahagiaan Menjadi Tujuan Konstan
Hidup itu penuh warna, tapi dalam dunia positifitas beracun, kebahagiaan dianggap sebagai satu-satunya warna yang harus ada. Orang dengan ciri ini sering terjebak dalam mengejar kebahagiaan terus-menerus, bahkan menganggap bahwa mereka harus selalu merasa gembira.
Padahal, emosi manusia sangat kompleks. Psikologi mengajarkan bahwa hidup yang sehat adalah ketika kita mampu menerima semua emosi, baik yang menyenangkan maupun yang tidak.
4. Menghindari Orang-orang yang Tidak Selalu Positif
Apakah Anda cenderung menjauh dari teman yang sedang sedih atau mengalami masalah? Orang dengan positifitas beracun sering kali menghindari “energi negatif” karena merasa itu akan merusak suasana hati mereka.

11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
Jadwal Moto3 Italia 2026! Veda Ega Pratama Ditantang Tak Goyah di Mugello demi Salip Rival Klasemen
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
