Ilustrasi seseorang yang bisa tidur di mana saja. (Freepik)
JawaPos.com - Mungkin Anda pernah menemukan seseorang yang lebih suka tidur dengan TV menyala. Kebiasaan ini sering dianggap memboroskan listrik atau mengganggu kualitas tidur, tetapi menurut psikologi, ada alasan yang lebih dalam di balik perilaku unik ini.
Orang-orang seperti ini mungkin memiliki karakteristik atau kecenderungan tertentu yang mencerminkan cara mereka menghadapi dunia.
Dilansir dari laman Personal Branding Blog pada Senin (27/1) berikut adalah 7 perilaku yang sering dikaitkan dengan kebiasaan ini.
Bagi sebagian orang, keheningan justru terasa mencekam. Diamnya malam bisa memunculkan rasa kesepian atau bahkan kecemasan yang sulit diungkapkan. Suara dari TV yang terus menyala membantu mengisi kekosongan ini, memberikan distraksi dari pikiran yang mengganggu.
Dalam psikologi, ini sering dikaitkan dengan kebutuhan untuk merasa terhubung atau menghindari pemikiran mendalam yang memicu stres. Jadi, bagi mereka, dengungan TV bukan sekadar suara, melainkan pelarian dari keheningan yang terasa mengganggu.
Percaya atau tidak, orang yang lebih suka tidur dengan TV menyala sering kali punya otak yang terbiasa menyaring informasi. Ini karena kebiasaan tidur dengan latar suara membuat mereka secara tidak langsung melatih diri untuk fokus pada apa yang penting sambil mengabaikan hal lainnya.
Sayangnya, kebiasaan ini juga bisa mengorbankan kualitas tidur mereka. Cahaya biru dari layar TV dapat mengganggu ritme sirkadian, membuat tubuh sulit memasuki tidur yang dalam. Meski begitu, kebiasaan multitasking ini menunjukkan kecerdasan adaptif mereka dalam menangani banyak hal sekaligus.
TV yang menyala sebelum tidur sering kali menjadi pintu gerbang menuju imajinasi yang tak terbatas. Bagi mereka yang kreatif, visual dari acara TV atau film bisa memicu mimpi-mimpi yang penuh warna dan bahkan menginspirasi ide-ide segar.
Dalam psikologi, ini berkaitan dengan jaringan mode default (DMN) di otak, yang aktif saat seseorang membiarkan pikirannya mengembara. Dengan membiarkan TV menyala, mereka secara tidak sadar memberi bahan bakar pada kreativitas otaknya. Jadi, jangan heran jika orang-orang ini cenderung memiliki pemikiran yang unik dan inovatif.
TV yang menyala bisa memberikan rasa nyaman dan aman, terutama bagi mereka yang sedang mengalami masa sulit. Suara-suara yang familiar dari acara favorit atau cahaya lembut layar menciptakan suasana yang menenangkan, hampir seperti selimut yang melindungi.
Psikologi menyebut ini sebagai bentuk pencarian rasa aman, di mana seseorang mencoba mengurangi stres dengan menciptakan lingkungan yang terasa hangat dan akrab. Setelah melewati hari yang berat, TV menjadi teman setia yang membantu mereka melepas penat.
Orang yang suka tidur dengan TV menyala sering kali adalah tipe "burung hantu malam." Mereka menikmati keheningan larut malam yang diiringi suara lembut dari TV. Ini memberikan perasaan seperti ada teman yang menemani mereka, meski di jam-jam ketika kebanyakan orang sudah tertidur.
Pola tidur seperti ini mungkin tidak sesuai dengan standar kebiasaan tidur sehat, tetapi ini mencerminkan cara unik mereka dalam mengatur waktu istirahat. Bagi mereka, TV adalah pengantar tidur yang memberikan suasana santai sebelum akhirnya terlelap.

Prediksi Skor Korea Selatan vs Republik Ceko di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Bisa Pecahkan Rekor
Kronologi Beckham Putra Nyaris Bersitegang dengan Penonton usai Laga Indonesia vs Mozambik
Prediksi Skor Meksiko vs Afrika Selatan Grup A Piala Dunia 2026: El Tri Diunggulkan Menang di Laga Pembuka!
Timnas Afrika Selatan di Piala Dunia 2026: Daftar Lengkap Skuad, Statistik, dan Jadwal Pertandingan
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
8 Pertanyaan Pribadi yang Tidak Boleh Ditanyakan Pada Orang Lain, Tidak Peduli Seberapa Baik Mereka Mengenal Seseorang Menurut Psikolog
Harga BBM Pertamina Terbaru: Pertamax Naik Jadi Rp 16.250 per Liter Mulai 10 Juni 2026
Resmi! 9 Pemain Persebaya Surabaya Hengkang, Era Baru Bernardo Tavares Dimulai dengan Cuci Gudang
