
Ilustrasi dampak dari perselingkuhan merupakan retaknya hubungan. (Freepik)
JawaPos.com - Berdasarkan pandangan seorang terapis hubungan. Ada tiga alasan utama mengapa seseorang bisa terjerumus dalam perselingkuhan. Satu di antara tiga alasan utama seseorang berselingkuh adalah adanya celah pemenuhan kebutuhan dalam hubungan yang sedang dijalani.
Kebutuhan emosional, fisik, atau bahkan intelektual yang tidak terpenuhi dapat mendorong seseorang mencari pemenuhan di luar hubungan. Mereka mungkin merasa ada sesuatu yang hilang dalam hubungan mereka saat ini.
Keadaan ini menciptakan kerentanan terhadap godaan dan membuka peluang untuk mencari sosok yang dianggap dapat mengisi kekosongan tersebut. Mereka mungkin mencari validasi atau perhatian di luar hubungan mereka. Hal ini dikutip dari Well+Good.
Alasan kedua yang seringkali mendasari perselingkuhan adalah keinginan untuk melarikan diri dari diri sendiri. Seseorang yang merasa tidak bahagia dengan dirinya sendiri atau merasa terjebak dalam rutinitas, mungkin mencari pelarian melalui perselingkuhan.
Mereka mungkin ingin merasakan sensasi baru dan berbeda. Perselingkuhan menjadi semacam katarsis, sebuah cara untuk sementara waktu melepaskan diri dari identitas yang dirasa membebani.
Mereka mungkin mencari identitas baru melalui perselingkuhan. Hal ini memberikan kesempatan untuk merasakan pengalaman baru dan berbeda. Ketidakpuasan terhadap diri sendiri dapat memicu keinginan untuk mencari identitas baru di luar hubungan yang ada.
Mereka mungkin mencari validasi eksternal untuk meningkatkan harga diri. Mereka mungkin mencari cara untuk merasa lebih hidup dan bersemangat.
Alasan ketiga dan tak kalah penting adalah keinginan untuk menemukan "diri yang lain". Seringkali, orang yang berselingkuh tidak semata-mata mencari orang lain, tetapi mencari versi lain dari diri mereka sendiri.
Mereka mungkin ingin merasakan kebebasan dan petualangan. Dalam hubungan yang monoton dan terasa stagnan, perselingkuhan menawarkan ilusi perubahan dan kesempatan untuk bereksplorasi.
Mereka mungkin ingin mencoba hal-hal baru dan keluar dari zona nyaman. Mereka mungkin ingin merasa lebih muda dan bersemangat. Keinginan untuk menemukan "diri yang lain" ini seringkali muncul ketika seseorang merasa terjebak dalam rutinitas atau peran yang tidak lagi memuaskan.
Mereka mungkin merasa ada potensi diri yang belum tereksplorasi. Mereka mungkin mencari cara untuk merasa lebih autentik. Penting untuk dipahami bahwa perselingkuhan bukanlah solusi untuk masalah-masalah tersebut.
Sebaliknya, perselingkuhan justru dapat menciptakan masalah baru yang lebih kompleks dan menyakitkan. Komunikasi yang terbuka dan jujur dengan pasangan merupakan kunci untuk mengatasi masalah dalam hubungan.
Jika Anda merasa ada kebutuhan yang tidak terpenuhi dalam hubungan Anda, bicarakanlah dengan pasangan Anda. Mencari solusi bersama akan jauh lebih baik daripada mencari pelarian melalui perselingkuhan.
Mereka mungkin dapat membantu Anda menemukan solusi yang tepat. Demikian pula, jika Anda merasa tidak bahagia dengan diri Anda sendiri, carilah cara-cara yang sehat untuk mengatasinya.
Konsultasi dengan psikolog atau terapis dapat membantu Anda menemukan jalan keluar yang tepat. Mereka dapat membantu Anda memahami diri Anda lebih baik.

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Gelombang Dukungan untuk Nicko Widjaja Menguat Usai Tuntutan 11 Tahun
17 Kuliner Gado-Gado Paling Laris di Jakarta, Cocok untuk Makan Siang Bersama Teman dan Keluarga
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
