
Ilustrasi dua wanita berbincang-bincang. (Freepik)
JawaPos.com - Memiliki kemampuan sosial yang luar biasa cukup sulit dikuasai oleh setiap orang, terkadang rasa canggung, malu, dan tidak aman selalu menghambat kita.
Dikutip dari laman Klinik Pela 9, kemampuan sosial tersebut meliputi komunikasi verbal dan non-verbal, seperti bicara, gerakan, eskpresi wajah, dan bahasa tubuh.
Keterampilan sosial juga sangat penting karena bisa membantu seseorang untuk memiliki dan mempertahankan interaksi positif dengan orang lain.
Hal tersebut merupakan landasan untuk setiap hubungan, baik itu dengan keluarga, pasangan, teman, atau profesional.
Dilansir dari laman Your Tango pada (06/01) menurut psikologi, jika seseorang melakukan 3 hal ini dalam percakapan, artinya memiliki kemampuan sosial yang luar biasa :
1. Memiliki keterampilan mendengarkan
Mari kita luangkan waktu sejenak dan berbicara tentang mendengarkan karena dalam masyarakat saat ini, mendengarkan bukan lagi sebuah anugerah yang kita semua miliki, tapi merupakan keterampilan yang harus kita kembangkan.
Baca Juga: Shin Tae-yong dan Tradisi PSSI: Memecat Pelatih Timnas Saat Mulai Menunjukkan Hasil Positif
Jika kamu berada dalam percakapan cukup penting, tapi lawan bicaramu tidak benar-benar mendengarkannya bisa sangat membunuh mood.
Carl Rogers merupakan bagian memberi tahu kita konsep mendengarkan secara aktif, merupakan awal yang baik untuk meningkatkan keterampilan mendengarkan dan membangun hubungan.
2. Punya rasa empati
Empati adalah kemampuan untuk terhubung dengan individu dan merasakan emosinya bersama mereka daripada bersimpati, yang lebih pada mengasihani situasi.
Sebelum bisa mengembangkan empati terhadap orang lain, kamu harus mengembangkannya terhadap diri sendiri terlebih dahulu. Ini berarti berhenti menyalahkan diri sendiri dan belajar berbicara dengan hormat.
Baca Juga: PSSI Dikabarkan Mengincar Pelatih dari Eropa, Metode Latihan Jadi Alasan Lengserkan Shin Tae-yong?
Belajarlah untuk memperhatikan perasaan dan emosimu dan berikan waktu untuk merenungkannya. Ketika seseorang berbicara kepadamu, perhatikan sesuatu yang terjadi dengan tubuh, perasaan, dan emosi.
3. Hadir dengan tulus
Ini adalah salah satu hal tersulit untuk dilakukan. Saat kamu bersama seseorang, hindari mengutak-atik dan menggunakan ponsel, lebih baik duduk bersama orang tersebut saat dia sedang berbicara.
Biarkan dirimu fokus pada kata-kata orang tersebut, cara dia berbicara, dan sesuatu yang dia katakan. Pertama, orang tersebut akan menghargai perhatian dan kedua, kamu tidak akan memiliki kapasitas mental untuk memikirkan hal-hal lain karena sepenuhnya fokus pada perkataan, tindakan, dan pikiran lawan bicara.
Mungkin dari ke-3 hal di atas itu terlihat sepele, tapi percayalah bahwa itu sangat berdampak signifikan pada sebuah interaksi. Para lawan bicara akan merasa senang, dihargai, dan dipahami perasaannya.
