Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 4 Januari 2025 | 03.37 WIB

5 Kelemahan Orang Narsistik yang Tak Terlihat, Bisa Merusak Hubungan Anda Tanpa Disadari

Ilustrasi orang yang narsistik (shurkin_son/freepik) - Image

Ilustrasi orang yang narsistik (shurkin_son/freepik)

JawaPos.com - Orang dengan sifat narsistik sering kali dianggap penuh percaya diri dan berkarisma.

Namun, di balik pesona tersebut, terdapat sejumlah kelemahan yang jarang terlihat namun dapat memberikan dampak besar pada hubungan pribadi maupun profesional.

Sifat narsistik yang tampak menarik di permukaan bisa menjadi sumber masalah dalam hubungan jika tidak dikenali sejak dini.

Beberapa kelemahan orang narsistik bahkan bisa merusak hubungan Anda tanpa Anda sadari, mengarah pada perasaan tidak dihargai atau bahkan manipulasi emosional.

Penasaran apa saja kelemahan orang narsistik yang sulit terlihat? Melansir dari Greator pada Jumat (03/01) inilah 5 kelemahan orang narsistik yang harus Anda ketahui.

1. Ketergantungan pada perhatian

Orang narsistik sangat bergantung pada perhatian dari orang lain. Mereka cenderung menyukai perhatian yang terfokus pada diri mereka dan sering tampil menarik, cerdas, serta pandai berbicara.

Namun, seiring waktu, sifat manipulatif dan ketidakpedulian mereka terhadap perasaan orang lain mulai tampak.

Perasaan tidak nyaman, merasa kecil, atau rendah diri sering muncul saat berinteraksi dengan mereka. Orang narsistik membutuhkan pengakuan dan perhatian dari sekitarnya seperti halnya mereka membutuhkan udara.

Jika perhatian ini tidak didapatkan, mereka bisa menjadi agresif atau bahkan depresi.

Anda dapat memilih dua pendekatan untuk menghadapinya:

Pertama, dengan memberikan pujian yang cermat untuk memperoleh keuntungan tanpa mereka sadari.

Kedua, dengan mengabaikan mereka atau mengontraskan pendapat untuk meredam sikap sombong mereka.

2. Keterbatasan dalam refleksi diri

Narsistik tidak pernah ingin mengkritik diri sendiri. Mereka menghindari introspeksi dan selalu mencari kesalahan pada orang lain jika terjadi konflik.

Kritik terhadap mereka akan membuat mereka mengabaikan Anda sebagai hukuman atau memanipulasi Anda hingga akhirnya Anda merasa bersalah.

Ungkapan-ungkapan seperti “Kamu terlalu sensitif” atau “Jika kamu tidak bertindak seperti itu, aku tidak perlu melakukan XY” adalah respons umum yang mereka berikan.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore