
Ilustrasi kitab Primbon Jawa./Freepik.
JawaPos.com - Dalam tradisi Jawa, setiap hari memiliki makna khusus yang dipengaruhi oleh kombinasi antara hari dan pasaran Jawa.
Kombinasi ini disebut sebagai weton, yang merupakan bagian penting dari perhitungan kalender Jawa.
Sistem ini tidak hanya digunakan untuk menentukan hari kelahiran seseorang, tetapi juga dipercaya memiliki kaitan erat dengan ramalan keberuntungan, rezeki, keselamatan, hingga waktu yang baik dan buruk untuk melaksanakan suatu kegiatan.
Terdapat lima pasaran utama dalam kalender Jawa, yakni Legi, Pahing, Pon, Wage, dan Kliwon. Ketika digabungkan dengan hari dalam seminggu, seperti Senin hingga Minggu, setiap kombinasi hari dan pasaran memiliki energi unik yang diyakini memengaruhi kehidupan sehari-hari.
Dilansir dari kanal YouTube Agan Bobby pada Selasa (17/12), hari Rabu 18 Desember 2024 jatuh pada hari Rabu Wage.
Hari Rabu Wage 18 Desember 2024 ini dianggap kurang baik untuk melaksanakan hajatan karena energi hari dan pasarannya memiliki sifat naas atau negatif.
Sifat naas ini diyakini dapat membawa hambatan atau kesialan dalam pelaksanaan acara. Meskipun begitu, bukan berarti tidak ada solusi untuk meminimalisir pengaruh buruk ini.
Salah satu cara yang biasa dilakukan adalah dengan memilih waktu yang tepat atau dikenal sebagai jam baik, di mana energi negatif cenderung berkurang sehingga aktivitas yang dilakukan di waktu ini lebih berpotensi berjalan lancar.
Waktu yang disarankan untuk melaksanakan kegiatan penting pada hari Rabu Wage 18 Desember 2024 ini adalah antara pukul setengah 12 siang hingga setengah 2 siang atau pada setengah 4 sore hingga setengah 7 malam.
Jam-jam tersebut dianggap sebagai waktu yang stabil, di mana energi negatif dari kombinasi hari dan pasaran melemah. Dengan memilih waktu ini, segala aktivitas atau hajatan penting dapat dilakukan dengan risiko yang lebih kecil.
Selain pemilihan waktu, arah keberuntungan juga menjadi faktor yang perlu diperhatikan. Pada hari Rabu Wage 18 Desember 2024 kali ini, arah keberuntungan, rezeki, dan keselamatan diyakini mengarah ke utara dan timur.
Arah utara dan timur juga dianggap sebagai arah yang dapat membuka pintu rezeki dan melindungi dari kesialan.
Dalam perhitungan tradisional ini, keyakinan terhadap kombinasi hari dan pasaran Jawa bukan hanya sekadar ramalan, tetapi juga panduan untuk menjalani aktivitas sehari-hari dengan bijak.
Meski bersifat tradisional, masyarakat Jawa percaya bahwa dengan mengikuti petunjuk seperti ini, mereka dapat mencapai harmoni dan keberhasilan dalam hidup.

104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Jadwal Moto3 Italia 2026! Veda Ega Pratama Ditantang Tak Goyah di Mugello demi Salip Rival Klasemen
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
8 Spot Kuliner di Kota Tua Surabaya, Makan Enak dengan Suasana Vintage dan Pemandangan yang Memanjakan Mata!
Mariano Peralta Merapat ke Persija Jakarta? Manajer Borneo FC Langsung Buka Suara
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
