Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 17 November 2024 | 01.52 WIB

5 Efek Buruk dari Kerja Shift Malam bagi Kesehatan Tubuh Anda, Begini Cara Mengatasinya

Ilustrasi orang yang bekerja shift malam. (Pexels) - Image

Ilustrasi orang yang bekerja shift malam. (Pexels)

JawaPos.com – Beberapa orang mungkin bekerja penuh waktu pada shift malam, sore, dan rotasi, terutama bagi mereka yang bekerja di sebuah industri pabrik yang kerap menerapkan sistem kerja tiga shift selama 24 jam.

Namun pekerja yang waktu shift mereka tidak konvensional dapat berdampak signifikan pada kesehatan tubuh mereka.

Menurut National Sleep Foundation, ada hubungan antara kerja shift dan jam kerja yang panjang dengan beberapa masalah kesehatan.

Dilansir dari Times of India, orang-orang seperti itu lebih beresiko mengalami masalah metabolisme, penyakit jantung, gangguan gastrointestinal, obesitas, dan kanker. Namun, mereka bisa melakukan beberapa hal ini untuk mengurangi resiko tersebut.

Dampak buruk shift malam bagi kesehatan

1. Gangguan metabolisme

Bekerja di shift yang tidak konvensional secara signifikan dapat mengganggu metabolisme tubuh, ini merupakan proses mengubah makanan menjadi energi. Saat perubahan tersebut mengubah asupan Anda, hormon Anda akan menjadi tidak teratur.

BMI yang tinggi merupakan masalah umum pada mereka yang memiliki jam kerja yang tidak konvensional. Bekerja di luar jam kerja juga dapat mengakibatkan pilihan gaya hidup yang tidak sehat, seperti pola makan, olahraga, dan merokok.

2. Gangguan tidur

Tubuh anda dirancang untuk merespons sinar matahari atau cahaya. Eric Zhou, asisten profesor di Kedokteran Tidur di Harvard Medical School menegaskan bahwa gangguan pada siklus tidur-bangun 24 jam bisa disebut ritme sirkadian.

Ini adalah kesulitan untuk tidur atau tetap tidur (insomnia), pola tidur tidak teratur, mendengkur, dan mengantuk di siang hari merupakan tanda-tanda dari gangguan tidur akibat shift malam.

3. Gangguan gastrointestinal

Gangguan tidur juga dapat mempengaruhi fungsi gastrointestinal. Shift malam dapat meningkatkan resiko penyakit gastrointestinal jangka panjang. Mereka lebih beresiko mengalami ketidaknyamanan perut, sembelit, diare, dan sindrom iritasi usus besar (IBS).

4. Penyakit kardiovaskular

Penelitian National Cancer Institute mengungkapkan bahwa resiko kematian akibat semua penyebab dan penyakit kardiovaskular lebih tinggi pada perempuan yang telah bekerja shift malam selama lima tahun atau lebih dibandingkan dengan mereka yang tidak bekerja shift malam.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore