
seorang laki-laki sedang berbicara dengan seorang perempuan. (freepik)
JawaPos.com - Komunikasi sangat penting bagi manusia karena itulah yang membua seseorang dapat digolongkan sebagai manusia normal. Dalam sebuah komunikasi kita dapat melihat bagaimana seseorang berinteraksi dan merespon sebuah percakapan dari lawan berbicaranya. Dalam sebuah perbincangan kita juga akan melihat bagaimana empati seseorang berpengaruh pada respons yang mereka berikan dapat sebuah pembicaraan.
Dilansir dari Help Guide, empati adalah kemampuan untuk melihat sesuatu dari perspektif yang berbeda dan merasakan emosi dari orang lain.
Dalam bahasa Inggris terdapat peribahasa “walk a mile in their shoes” yang berarti “gunakan sepatu mereka selama satu mil”. Kalimat ini memiliki makna “coba rasakan yang mereka rasakan”.
Dalam berempati kita dapat mengurangi rasa sedih dan amarah lawan berbicara kita, dan kita juga dapat mengurangi emosi kita pula.
Empati juga tidak selalu berbagi emosi yang negatif, tapi juga yang positif. Ketika teman kita menertawakan lelucon, kita juga akan merasakan kesenangan mereka.
Berempati membantu kita memperdalam hubungan kita dengan orang lain. Ketika kita berempati kita juga dapat merasakan keterhubungan antara kita dengan orang-orang tersayang kita.
Mirip tapi berbeda dengan simpati. Saat kita bersimpati dengan orang lain, kita tidak melibatkan perasaan kita dengan perasaan mereka.
Contohnya, ketika seseorang memiliki sebuah masalah, kita dapat ikut merasa bersedih atau menyayangkan kondisi mereka, tapi tidak akan merasakan keterpurukan mereka.
Dilansir dari Well Being People,seseorang yang empatis seringkali dianggap sebagai orang yang hangat dan lembut. Sedangkan seseorang yang kurang bisa berempati dianggap sebagai seseorang yang dingin dan egois.
Macam-macam empati
Empati kognitif (cognitive empathy) berkaitan dengan kemampuan untuk mengidentifikasi dan mengerti emosi seseorang. Walaupun begitu empati tipe ini dapat dirasakan dalam pikiran kita, bukan emosi.
Contohnya, mengerti perasaan sedih tidak sama dengan ikut merasa sedih. Empati kognitif membantu kita memahami perasaan tersebut tapi tidak ikut merasakannya.
Empati emosional (emotional empathy) adalah empati yang dirasakan secara emosional hingga fisikal. Terkadang dikenali juga sebagai “penyebaran/penularan emosi” yang juga membantu kita merespon emosi seseorang.
Empati kasih sayang (compassionate empathy) membantu kita tidak hanya paham dan merasakan apa yang dirasakan orang lain, tapi juga kemampuan untuk membantu orang tersebut.
Kemampuan untuk memahami perspektif atau sudut pandang orang lain dapat digunakan untuk membantu mereka melewati situasi yang sulit.

Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Rekomendasi 13 Wisata Terbaik di Bandung untuk Liburan Santai, Healing, dan Quality Time Bersama Orang Tersayang
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
Sebut Sumbar 'Barbar' dan Kristen Fobia, DPP IKM Siap Laporkan Abu Janda ke Mabes Polri Selasa Besok!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
9 Mall Terbaik di Semarang, Selalu Jadi Andalan Wisatawan Saat Liburan Cari Hiburan
