Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 14 November 2024 | 04.09 WIB

Kenapa Empati Penting dalam Berkomunikasi dan Mempertahankan Hubungan dengan Orang Lain? Simak Alasannya

seorang laki-laki sedang berbicara dengan seorang perempuan. (freepik) - Image

seorang laki-laki sedang berbicara dengan seorang perempuan. (freepik)

JawaPos.com - Komunikasi sangat penting bagi manusia karena itulah yang membua seseorang dapat digolongkan sebagai manusia normal. Dalam sebuah komunikasi kita dapat melihat bagaimana seseorang berinteraksi dan merespon sebuah percakapan dari lawan berbicaranya. Dalam sebuah perbincangan kita juga akan melihat bagaimana empati seseorang berpengaruh pada respons yang mereka berikan dapat sebuah pembicaraan. 

Dilansir dari Help Guide, empati adalah kemampuan untuk melihat sesuatu dari perspektif yang berbeda dan merasakan emosi dari orang lain. 

Dalam bahasa Inggris terdapat peribahasa “walk a mile in their shoes” yang berarti “gunakan sepatu mereka selama satu mil”. Kalimat ini memiliki makna “coba rasakan yang mereka rasakan”. 

Dalam berempati kita dapat mengurangi rasa sedih dan amarah lawan berbicara kita, dan kita juga dapat mengurangi emosi kita pula. 

Empati juga tidak selalu berbagi emosi yang negatif, tapi juga yang positif. Ketika teman kita menertawakan lelucon, kita juga akan merasakan kesenangan mereka. 

Berempati membantu kita memperdalam hubungan kita dengan orang lain. Ketika kita berempati kita juga dapat merasakan keterhubungan antara kita dengan orang-orang tersayang kita. 

Mirip tapi berbeda dengan simpati. Saat kita bersimpati dengan orang lain, kita tidak melibatkan perasaan kita dengan perasaan mereka.

Contohnya, ketika seseorang memiliki sebuah masalah, kita dapat ikut merasa bersedih atau menyayangkan kondisi mereka, tapi tidak akan merasakan keterpurukan mereka. 

Dilansir dari Well Being People,seseorang yang empatis seringkali dianggap sebagai orang yang hangat dan lembut. Sedangkan seseorang yang kurang bisa berempati dianggap sebagai seseorang yang dingin dan egois. 

Macam-macam empati

Empati kognitif (cognitive empathy) berkaitan dengan kemampuan untuk mengidentifikasi dan mengerti emosi seseorang. Walaupun begitu empati tipe ini dapat dirasakan dalam pikiran kita, bukan emosi. 

Contohnya, mengerti perasaan sedih tidak sama dengan ikut merasa sedih. Empati kognitif membantu kita memahami perasaan tersebut tapi tidak ikut merasakannya. 

Empati emosional (emotional empathy) adalah empati yang dirasakan secara emosional hingga fisikal. Terkadang dikenali juga sebagai “penyebaran/penularan emosi” yang juga membantu kita merespon emosi seseorang. 

Empati kasih sayang (compassionate empathy) membantu kita tidak hanya paham dan merasakan apa yang dirasakan orang lain, tapi juga kemampuan untuk membantu orang tersebut. 

Kemampuan untuk memahami perspektif atau sudut pandang orang lain dapat digunakan untuk membantu mereka melewati situasi yang sulit. 

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore