
Ilustrasi kabin pesawat. (garuda-indonesia.com)
JawaPos.com–Selama bepergian dengan pesawat tentu kita membawa berbagai barang, yang bakal disimpan di kabin serta bagasi pesawat selama penerbangan.
Barang-barang yang kamu bawa masuk ke pesawat perlu diperhatikan lho! Selain itu, jenis penyimpanan yang ada di dalam pesawat yang disediakan untuk penumpang terbagi dua yakni bagasi dan kabin.
Dilansir laman ana.com, bagasi pesawat adalah tempat menyimpan barang-barang yang tidak bisa dibawa masuk ke kabin pesawat. Semua mata pisau (misalnya pisau, gunting, pisau cukur, kapak, arit, dan pahat), perkakas, sepatu seluncur es, pemukul bisbol, stik golf, dan barang-barang lain yang berpotensi dianggap sebagai senjata termasuk lilin/semprotan ski.
Disebut sebagai bagasi terdaftar yaitu bagasi yang diserahkan kepada maskapai pada saat check-in dan akan disimpan di ruang bagasi pesawat. Dilansir laman garuda Indonesia.com, ada batasan terkait barang-barang tertentu yang tidak diperbolehkan masuk ke pesawat demi keselamatan bersama. Berikut daftar barang-barang yang harus kamu hindari untuk dibawa ke dalam pesawat.
Bahan peledak seperti dinamit, TNT, kembang api, petasan, dan obor adalah beberapa contoh benda padat yang dilarang keras dibawa ke dalam pesawat. Kondisi udara bertekanan tinggi di dalam pesawat dapat memicu reaksi berbahaya dari bahan-bahan ini. Demi keselamatan penerbangan dan seluruh penumpang di dalamnya, barang-barang yang mudah terbakar harus ditinggalkan atau dibawa sesuai aturan khusus di bagasi terdaftar.
Beberapa cairan memiliki variasi kelembapan, tekanan udara, dan suhu di dalam pesawat dapat menyebabkan cairan yang mengandung alkohol ini berisiko meledak. Produk seperti skincare, make-up, parfum, hairspray, dan gel termasuk dalam kategori cairan yang mudah terbakar.
Makanan seperti durian, terasi, atau petis yang memiliki aroma kuat dapat mengganggu penumpang lain. Tidak semua orang dapat menolerir bau yang kuat sehingga makanan ini sebaiknya tidak dibawa ke dalam pesawat.
Daging, ayam, dan ikan adalah contoh produk hewani yang mudah terkontaminasi bakteri. Membawa produk-produk ini ke dalam pesawat berisiko menularkan bakteri kepada penumpang lain dan mengganggu kesehatan.
Kamu juga perlu memperhatikan batasan berat maksimal untuk barang bawaan sesuai yang telah ditentukan oleh masing-masing maskapai. Mengikuti aturan ini tidak hanya memastikan keselamatan penerbangan, tetapi juga membantu proses loading dan unloading bagasi berjalan lancar.
Selain itu, aturan ini juga penting untuk menjaga ketepatan waktu penerbangan dan mempercepat proses check-in serta penyerahan bagasi sebelum naik pesawat.
Minuman beralkohol dengan kandungan alkohol tinggi tidak diperbolehkan berada di dalam kabin pesawat karena berbagai alasan keselamatan dan peraturan. Minuman dengan kandungan alkohol lebih dari 70 persen sangat mudah terbakar dan dapat menimbulkan risiko kebakaran.
Selain itu, konsumsi minuman beralkohol di dalam pesawat juga diawasi secara ketat untuk mencegah kemungkinan gangguan yang ditimbulkan penumpang.

Sudah Terima Kompensasi Rp 5 Juta, Pengontrak di Surabaya Diberi Waktu 1 Bulan untuk Pindah
Analisis Prediksi Norwegia vs Inggris di Piala Dunia 2026: Kans Besar Three Lions Lolos ke Semifinal!
Prediksi Susunan Pemain Norwegia vs Inggris di Piala Dunia 2026: Lomba Sihir Erling Haaland dan Harry Kane ke Semifinal!
Prediksi Bursa Taruhan Spanyol vs Belgia di Piala Dunia 2026: La Roja Dijagokan Melaju ke Semifinal
Tak Singgung Pengunduran Diri, Ini 6 Poin Pernyataan Jampidsus Febrie Adriansyah Usai Rumahnya Digeledah Polisi
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Spanyol vs Belgia di Piala Dunia 2026: Tembok Tebal La Roja Bakal Sulitkan Setan Merah!
Rekor 12 Pertemuan Norwegia vs Inggris: Three Lions Superior, Mampukah Erling Haaland Cs Mematahkan Dominasi?
Sepak Bola Indonesia Berduka, Tokoh Suporter Persebaya Surabaya Andie Peci Meninggal Dunia
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
