
Salah satu perilaku orang makan saat bosan adalah suka ngemil di malam hari (freepik)
JawaPos.com – Banyak orang beralih ke makanan saat kebosanan menyerang. Hal ini terlibat dalam perilaku yang mengungkap pola psikologis yang lebih dalam.
Kecenderungan ini sering terwujud dalam bentuk makan tanpa berpikir dimana orang-orang makan camilan tanpa rasa lapar yang sebenarnya. Artinya hanya untuk mengisi kekosongan emosional.
Alih-alih memilih rasa yang sederhana namun mereka justru mencari makanan yang kompleks dan kaya yang memberikan rangsangan sensorik. Bagi mereka, makan juga dapat berfungsi sebagai alat menunda-nunda atau sumber kenyamanan emosional.
Dengan memahami sifat-sifat orang yang banyak makan saat bosan dapat membuat kita membangun hubungan yang lebih sehat dengan makanan dan menemukan cara yang lebih efektif untuk mengatasi kebosanan.
Dalam artikel ini kita akan membahas mengenai beberapa perilaku orang yang banyak makan saat merasa bosan sebagaimana dilansir dari laman Global English Editing, Selasa (15/10) sebagai berikut :
Perilaku pertama yang sering terlihat pada orang yang makan karena bosan adalah mengunyah tanpa berpikir. Ini bukan tentang memuaskan rasa lapar tetapi lebih kepada mengisi kekosongan emosional atau menghabiskan waktu.
Bayangkan saja ketika Anda sedang duduk di depan TV dan tidak terlalu lapar tetapi Anda tetap ingin meraih sekantong keripik. Jenis makan ini biasanya terjadi tanpa banyak berpikir oleh sebab itu disebut tanpa berpikir.
Psikolog berpendapat bahwa makan karena bosan dikaitkan dengan faktor emosional dimana makanan berperan sebagai pengalih perhatian atau cara mengatasi perasaan negatif.
Bukan tentang makanan nya tetapi lebih kepada tindakan makan itu sendiri yang memberikan pelarian sementara dari kebosanan. Ini juga bukan tentang menyalahkan diri sendiri namun tentang memahami pemicunya dan menemukan cara yang lebih sehat untuk menanggapinya.
Menariknya, ketika kebosanan menyerang dan memicu keinginan untuk makan, kita sering tidak mencari makanan hambar atau sederhana. Psikologi di balik perilaku ini menunjukkan bahwa rasa yang rumit membuat pikiran kita tetap aktif.
Pengalaman sensorik saat memakan sesuatu yang kaya atau berlapis rasa dapat berfungsi sebagai bentuk stimulasi mental.
Ciri umum lainnya di antara mereka yang banyak makan saat bosan adalah menggunakan makanan sebagai bentuk penundaan.
Ini bukan tentang makanan itu sendiri tetapi tindakan makan memberikan waktu istirahat atau pengalih perhatian dari tugas yang sedang dikerjakan.
Ini adalah cara mudah untuk menunda atau menghindari melakukan sesuatu yang mungkin kita anggap membosankan atau menantang. Menariknya, otak kita cenderung membenarkan perilaku ini dengan meyakinkan kita bahwa kita lapar meskipun sebenarnya tidak.
Makanan bisa lebih dari sekadar nutrisi bagi tubuh. Kadang-kadang makanan dapat berfungsi sebagai sumber kenyamanan emosional. Jika Anda mendapati diri Anda mencari makanan saat merasa bosan maka Anda tidak sendirian.

Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Pesan Perpisahan Penuh Misteri Milos Raickovic Bersama Persebaya Surabaya, Bonek Penasaran hingga Menyesali
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Ada Pemain Bali United yang Dirumorkan Gabung Persebaya Surabaya Musim Depan, Bonek Sebutkan 3 Nama Termasuk Irfan Jaya
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Harga BBM Pertamina Nonsubsidi Terbaru Per 1 Juni 2026, Dex Series Turun, Pertamax Turbo Naik
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
