Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 8 Oktober 2024 | 00.50 WIB

Cek 9 Tanda Kamu Dibesarkan dalam Keluarga yang Toxic, Apa Saja?

Ilustrasi: Keluarga toxic. (Istimewa) - Image

Ilustrasi: Keluarga toxic. (Istimewa)

JawaPos.com - Tumbuh dalam lingkungan keluarga yang penuh kasih adalah impian setiap orang. Namun, sayangnya, tidak semua orang merasakan hal yang sama.

Ada kalanya keluarga, yang seharusnya menjadi tempat paling aman, justru menjadi sumber rasa sakit dan tekanan. Lingkungan keluarga yang toxic bisa berdampak buruk pada kesehatan mental dan emosional kamu.

Jika kamu sering merasa cemas atau tidak nyaman di sekitar keluarga, mungkin ada tanda-tanda kamu dibesarkan dalam keluarga yang toxic. Dilansir dari laman Pure Wow, berikut ini adalah 9 tanda umum yang bisa kamu kenali.

1. Mereka Cemburu atau Berusaha Bersaing dengan Kamu

Alih-alih merasa bangga dengan pencapaian kamu, anggota keluarga yang toxic mungkin justru merasa cemburu atau bahkan berusaha bersaing.

Mereka mungkin meremehkan kesuksesanmu atau bahkan mencoba menandinginya. Misalnya, jika kamu berhasil mendapatkan pekerjaan impianmu, mereka akan merespons dengan mengatakan bahwa mereka bisa melakukannya lebih baik atau menekankan kekurangan dari apa yang kamu capai.

Ini adalah cara mereka untuk mempertahankan kontrol dan merasa lebih superior.

2. Mereka Berlebihan dalam Bereaksi

Keluarga toxic sering kali bereaksi secara berlebihan terhadap situasi kecil. Jika kamu membuat kesalahan kecil atau menyampaikan pendapat yang berbeda, mereka mungkin bereaksi dengan kemarahan yang tidak proporsional.

Reaksi ini membuat kamu merasa bersalah atau takut untuk berbicara, menciptakan lingkungan di mana kamu merasa harus selalu berhati-hati dalam segala hal yang kamu lakukan.

3. Mereka Membandingkan Kamu dengan Orang Lain

Apakah kamu sering mendengar komentar seperti, "Kenapa kamu tidak bisa seperti si A?" atau "Lihat, si B lebih sukses daripada kamu"?

Keluarga yang toxic sering kali membandingkan kamu dengan orang lain, entah itu saudara, teman, atau bahkan orang asing. Ini dilakukan untuk membuat kamu merasa kurang dan terus-menerus berusaha mencapai standar yang mustahil.

Padahal, setiap individu memiliki jalannya sendiri, dan membandingkan hanya akan menciptakan ketidakpuasan dan tekanan yang tidak sehat.

4. Mereka Memainkan Peran Sebagai Korban

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore