
Ilustrasi Tumbuh dalam keluarga berprestasi. (Freepik)
JawaPos.com – Tumbuh dalam keluarga berprestasi dapat membentuk kita dengan cara yang mungkin tidak kita sadari. Banyak perilaku dan sifat sebagai orang dewasa sangat dipengaruhi oleh lingkungan yang membesarkan kita.
Meskipun ada istilah, “kita tidak bisa memilih dilahirkan dikeluarga seperti apa” namun kita bisa memilih untuk menjadi orang tua dan membangun keluarga seperti apa yang kita inginkan. Sehingga kita bisa merencanakan pembentukan karakter, untuk keturunan yang dapat tumbuh lebih baik lagi.
Jika orang tua adalah tipe yang selalu berusaha mencapai keunggulan, kemungkinan besar anak akan meniru beberapa kebiasaan mereka. Dan ada sifat-sifat tertentu lainnya yang cenderung lebih sering muncul pada orang dewasa, yang berasal dari keluarga berprestasi tinggi.
Dilansir dari laman Global English Editing, Selasa (24/9), berikut 7 sifat umum yang kemungkinan akan semakin berkembang jika tumbuh dalam keluarga berprestasi tinggi.
Dibesarkan dalam keluarga berprestasi, sudah tidak asing lagi jika kesempurnaan yang akan dikejar. Jika sejak kecil dikelilingi oleh orang-orang yang selalu berusaha menjadi yang terbaik, tidak pernah puas dengan hal yang biasa-biasa saja bisa jadi sikap ini akan menular pada kita.
Berusaha mencapai kesempurnaan memiliki kelebihan dan kekurangannya. Sisi positifnya, hal itu sering kali menghasilkan pekerjaan dengan kualitas yang tinggi, cermat terhadap detail, dan dorongan untuk selalu memperbaiki diri.
Namun, penting untuk diingat bahwa kesempurnaan adalah ilusi dan terkadang dapat menyebabkan stress atau kelelahan.
Ada satu hal yang dipelajari jika tumbuh dalam keluarga berprestasi, yakni pentingnya ketahanan.
Ketahanan adalah sifat yang harus dikembangkan oleh banyak dari kita yang tumbuh dalam keluarga berprestasi tinggi. Jika telah menghadapi tantangan dan harapan yang tinggi sejak usia dini, seiring berjalannya waktu maka pengalam ini akan membangun kapasitas untuk pulih dengan cepat dari kesulitan.
Hal ini yang seharusnya disyukuri, karena bukan hanya mengajarkan tentang bangkit kembali tapi juga tentang tumbuh dari pengalaman untuk menjadi lebih kuat dan lebih mampu.
Tumbuh dalam keluarga yang berprestasi tinggi sering kali memunculkan jiwa kompetitif. Persaingan antar saudara, persaingan untuk mendapatkan persetujuan dari orang tua, atau sekedar menghayati standar tinggi yang ditetapkan di rumah memang sangat berkontribusi pada sifat ini.
Daya saing ini sering berlanjut hingga dewasa, terwujud dalam karir, hobi, bahkan situasi sosial. Daya saing ini mendorong untuk terus berjuang meraih kesuksesan dan peningkatan, hal ini lah yang akan jadi motivator kuat untuk terus berkembang.
Sebuah penelitian menemukan bahwa orang yang secara alami memiliki sifat kompetitif cenderung lebih mampu mencapai tujuan mereka, dibandingkan dengan mereka yang tidak. Hal ini karena mereka melihat setiap tantangan sebagai kesempatan untuk membuktikan kemampuan mereka, bukan sebagai hambatan.
Sebagai orang dewasa, penting untuk mengubah pemahaman tentang kegagalan dan melihatnya bukan sebagai kemunduran tetapi sebagai batu loncatan menuju kesuksesan yang lebih besar.
Prestasi tinggi seringkali disertai dengan ekspektasi tinggi, dan ekspektasi tersebut terkadang dapat mengakibatkan rasa takut gagal. Jika kita tumbuh dalam keluarga yang menganggap kesuksesan sebagai norma, ‘gagal’ bisa jadi cukup menakutkan.

Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
14 Angkringan Paling Nikmat di Surabaya, Tempat Nongkrong Seru Sambil Kuliner dan Jajan
Berlabel Timnas Cape Verde! Yuran Fernandes Siap Jadi Tembok Baru Persebaya Surabaya Era Bernardo Tavares
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Yuran Fernandes, Green Force Dapatkan Pengganti Gustavo Fernandes
Kronologi Sekeluarga Tewas saat Camping di Temanggung: Mulut Korban Berbusa ketika Ditemukan
Kabar Baik! HP Frans Putros yang Hilang saat Konvoi Juara Persib Bandung Akhirnya Ditemukan
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
