Makanan untuk mengurangi alzheimer dan demensia (Harvard.edu.com)
JawaPos.com - Penyakit Alzheimer adalah bentuk paling umum dari demensia. Kita tidak dapat memprediksi secara pasti siapa yang akan terkena penyakit Alzheimer, tetapi beberapa faktor dapat meningkatkan atau menurunkan risikonya. Beberapa faktor seperti usia dan genetika memang tidak bisa dikendalikan, namun pola makan merupakan faktor risiko yang lebih bisa dikendalikan.
Pola makan tertentu dapat menurunkan risiko terkena Alzheimer. Bagi penderita penyakit ini, pola makan yang tepat dapat memperlambat perkembangannya.
Penelitian mengaitkan pola makan Mediterania dengan penurunan risiko berbagai penyakit kronis. Pola makan ini kaya akan makanan antiperadangan, termasuk lemak sehat dan antioksidan.
Beberapa penelitian telah menemukan hubungan antara diet Mediterania dan perkembangan penyakit Alzheimer yang lebih lambat.
Baca Juga: Bisa Meringankan Gejala Depresi hingga Memperbaiki Kualitas Tidur, Berikut Ini Deretan Manfaat Memelihara Kucing yang Wajib Diketahui
Diet Mediterranean dan DASH Intervention for Neurodegenerative Delay (MIND) menggabungkan elemen dari diet Mediterranean dan Dietary Approaches to Stop Hypertension (DASH) . Penelitian sebelumnya telah disarankan bahwa diet Mediterania dan DASH baik untuk kesehatan otak.
Dilansir oleh JawaPos.com, Jumat (13/9) dari laman Healthline, berdasarkan riset, diet MIND menganjurkan orang untuk mendasarkan makanan ini agar mengurangi risiko alzheimer dan demensia, yakni meliputi:
- buah beri
- sayuran berdaun hijau
- kacang-kacangan dan biji-bijian
- biji-bijian utuh
- minyak zaitun
- ikan berlemak
- kacang-kacangan dan polong-polongan
- ayam dan kalkun
Baca Juga: Profil Merab Dvalishvili, Petarung MMA dari Georgia yang Siap Beri Pelajaran Berharga untuk Sean O'Malley di UFC 306
Ini adalah jenis-jenis makanan yang paling dikaitkan dengan menurunnya angka penyakit Alzheimer dan melambatnya perkembangan kondisi tersebut.
Sementara itu, para peneliti juga menemukan bahwa beberapa makanan dikaitkan dengan peningkatan risiko berkembangnya penyakit Alzheimer, termasuk, keju, daging sapi, daging babi, daging domba, makanan yang mengandung gula tambahan (kue kering, makanan panggang, permen, dan soda), makanan yang digoreng, mentega dan margarin.
Makanan ini merupakan sumber lemak jenuh dan gula, yang dapat meningkatkan peradangan di otak dan tubuh. Sebagai bagian dari diet MIND, Anda harus membatasi atau menghindari makanan ini.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
