Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 13 September 2024 | 23.36 WIB

Wajib Tahu! Jika Seseorang Menyebutkan 3 Frasa Ini dalam Percakapan, Mereka Diam-diam Menghakimi Anda Lho

Insecure adalah salah satu sifat yang dimiliki orang yang suka menghakimi (freepik)

JawaPos.com - Mari kita bersikap realistis sejenak. Ketika anda sedang berada di tengah-tengah obrolan yang ramah, semuanya berjalan lancar, dan kemudian ada sesuatu yang tidak beres. Musababnya ada ungkapan tertentu, komentar yang halus seperti awan yang melintas di atas matahari. Mengapa?

Karena sejatinya kata-kata bisa menjadi pedang bermata dua. Kita semua berharap percakapan kita bebas dari penghakiman, sepolos tawa bayi. Namun, tidak selalu demikian.

Orang menilai itu adalah fakta kehidupan. Hal ini tidak selalu terang-terangan. Terkadang hal ini sehalus frasa yang diselipkan ke dalam percakapan.

Dikutip dari ideapod pada Jumat (13/9), berikut 3 frasa yang diam-diam menghakimi anda. 

1) “Jangan salah mengartikannya”

Kalimat “jangan salah mengartikan” sering digunakan sebagai penyangga, sebelum seseorang membuat komentar yang berpotensi menyinggung atau menghakimi.

Pembicara mungkin tampak menunjukkan kepedulian terhadap perasaan anda, tetapi pada kenyataannya, frasa ini merupakan cara yang halus untuk menghakimi sambil mencoba menghindari reaksi balik.

Seolah-olah mereka mengatakan, “Saya akan menghakimi anda, tetapi saya tidak ingin anda marah.”

George Bernard Shaw menyoroti dinamika ini sebagai “Satu-satunya masalah terbesar dalam komunikasi adalah ilusi bahwa komunikasi telah terjadi.”

Perspektif ini mengungkapkan bagaimana frasa seperti “Jangan salah paham” dapat menyembunyikan penilaian dan kritik yang mendasarinya, yang sering kali menyebabkan kesalahpahaman. 

Ketika seseorang menggunakan frasa ini, bersiaplah untuk kemungkinan kritik atau penilaian, bahkan jika hal tersebut dilunakkan oleh kepedulian terhadap perasaan znda. 

2) “Seandainya saya jadi kamu...”

Ini adalah frasa yang sering saya temui dalam percakapan saya sendiri. Dan harus saya akui, ungkapan ini selalu menyentuh hati.

“Seandainya aku jadi kamu...” mungkin tampak seperti seseorang yang mencoba menempatkan diri mereka pada posisi anda. Namun, lebih sering daripada tidak, ini adalah cara yang halus untuk menilai pilihan dan keputusan anda.

Editor: Kuswandi
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore