
Ilustrasi membereskan tempat tidur.
JawaPos.com - Selama ini membereskan tempat tidur setelah bangun di pagi hari seperti sudah menjadi kegiatan wajib bagi banyak orang.
Bahkan, membereskan tempat tidur menjadi lirik dalam lagu anak-anak Bangun Tidur karya Pak Kasur untuk mengajarkan buah hati.
Namun ternyata, bertentangan dengan semua itu, sebaiknya tempat tidur tidak langsung dibereskan dan dibersihkan setelah bangun di pagi hari.
Dilansir JawaPos.com dari RealSimple, sains menunjukkan bahwa sebaiknya hal itu tidak dilakukan di pagi hari dan alasannya adalah tungau debu.
Tungau debu merupakan hama seperti serangga mikroskopis yang memakan sel-sel kulit manusia yang mati.
Hewan tersebut senang hidup di sprei tempat tidur dan berkembang di lingkungan yang lembab ketika seseorang tidur malam hari dan berkeringat.
Sehingga, tempat tidur menjadi lokasi favorit tungau debu untuk hidup dan berkembang biak karena sangat lembab.
Rata-rata orang berkeringat 500 ml per malam, dan secara alami lingkungan tempat tidur adalah tempat berkembang biak yang sempurna untuk tungau debu di pagi hari.
Itulah mengapa, penting untuk meninggalkan tempat tidur setidaknya selama 30 menit agar terjadi pertukaran udara yang lebih baik yang membantu mengurangi kelembaban keseluruhan di tempat tidur, sebelum membereskannya.
Jadi, menunda untuk membereskan tempat tidur ternyata adalah hal yang baik untuk membiarkan keringat sisa tidur menguap dari kasur.
Tungau debu sebenarnya tidak membahayakan secara langsung, tetapi mereka memperburuk gejala alergi bagi banyak orang, terutama mereka yang berjuang dengan asma.
Kotoran tungau debu yang tertinggal di sprei tempat tidur lah yang memicu reaksi fisik seperti hidung berair, mata berair, dan bersin ketika terhirup.
Meski begitu, tetap lebih baik untuk meninggalkan tempat tidur dalam keadaan berantakan selama beberapa saat.
Karena tekstil yang lembab tidak hanya mengundang tungau debu hidup dan berkembang biak, namun juga menjadi tempat berkembang biak bagi bakteri, jamur, dan bau.
Lebih lanjut, sebaiknya sprei diganti setiap satu minggu sekali dan segera dicuci, tidak perlu menunggu berlama-lama.***

Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
13 Rekomendasi Tempat Liburan di Malang dengan Pilihan Wisata Alam, Hiburan, dan Spot Santai yang Membuat Pikiran Lebih Fresh
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Rekomendasi 13 Wisata Terbaik di Bandung untuk Liburan Santai, Healing, dan Quality Time Bersama Orang Tersayang
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
