
Arti dan Makna Lengkap Menyilangkan Tangan ke Depan Saat Duduk Maupun Berdiri (Freepik)
JawaPos.com - Menyilangkan tangan mungkin adalah isyarat bahasa tubuh paling umum yang kita temui dalam kehidupan sehari-hari. Menyilangkan tangan di depan dada adalah sikap defensif yang klasik.
Ketika seseorang merasa terancam oleh suatu situasi, mereka menyilangkan tangan di depan dada, menciptakan penghalang yang membantu mereka melindungi organ vitalnya paru-paru dan jantung.
Ketika seseorang menemukan dirinya dalam situasi yang tidak diinginkan, Anda akan menyilangkan tangan dan jika hal yang tidak diinginkan itu sangat kuat, menyilangkan tangan dapat disertai dengan menyilangkan kaki.
Seseorang yang sedang menunggu seseorang dan merasa canggung pada saat yang sama mungkin akan melakukan gerakan ini.
Dalam kelompok, yang merasa tidak percaya diri biasanya adalah yang menyilangkan tangan.
Anda juga akan mengamati isyarat ini ketika seseorang merasa tersinggung. Pertahanan adalah reaksi alamiah terhadap suatu pelanggaran.
Ketika seseorang dihina atau dikritik, mereka cenderung menyilangkan tangan dan mengambil sikap defensif.
Jika Anda melihat dua orang berbicara dan salah satu dari mereka tiba-tiba menyilangkan tangan, Anda dapat berasumsi bahwa orang lain mengatakan atau melakukan sesuatu yang tidak disukai orang pertama.
Arti dan makna menyilangkan tangan ke depan bisa berbeda jika seseorang sendirian di dalam ruangan sambil menonton film lucu, hal ini tentu saja tidak menunjukkan sikap defensif dan orang tersebut mungkin hanya berusaha membuat dirinya lebih nyaman.
Namun jika orang tersebut menyilangkan tangannya saat berinteraksi dengan orang tertentu, ini adalah tanda yang jelas bahwa ada sesuatu pada orang tersebut yang mengganggunya.
Berikut ini arti dan makna lengkap menyilangkan tangan ke depan saat duduk maupun berdiri, dikutip oleh JawaPos.com, Senin (26/8) di laman psychmechanics.com, simak apa saja:
1. Sebagai permusuhan
Jika tangan disilangkan dan kepalan tangan terkepal maka ini menandakan sikap permusuhan selain sikap defensif.
Kita mengepalkan tangan ketika sedang marah dan hendak memukul seseorang, baik secara harfiah maupun simbolis. Ini adalah posisi bahasa tubuh yang sangat negatif yang dapat diperoleh seseorang.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
15 Pecel Paling Enak di Surabaya, Cita Rasa Sambal Kacang yang Autentik dan Ragam Lauk Tradisional yang Menggoda Selera
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Wisata Terbaik Dekat Stasiun Pasuruan, Buat Liburan Tak Perlu Jauh Tapi Tetap Seru
12 Tempat Kuliner Soto yang Jadi Favorit di Malang, Soal Rasa Jangan Ditanya Pasti Enak!
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
