Ilustrasi: Alasan perempuan mempertahankan suami kasar dan tempramental. (Pexels/Andrea Piacquadio)
JawaPos.Com - Mempertahankan suami yang kasar dan temperamental sering kali didasari oleh berbagai faktor psikologis dan emosional.
Salah satunya adalah adanya perasaan cinta dan harapan bahwa suami akan berubah.
Perempuan mungkin berpikir bahwa tindakan kekerasan suami adalah akibat dari masalah eksternal, seperti tekanan pekerjaan atau stres, dan bahwa hal ini bisa diatasi dengan dukungan dan kasih sayang.
Selain itu, rasa takut juga berperan besar dalam keputusan ini. Banyak perempuan merasa takut akan konsekuensi meninggalkan suami, sebagai hal kompleks mulai dari tekanan dari lingkungan sosial hingga anggapan perceraian sebagai hal yang tabu.
Selain itu, perasaan rendah diri atau keyakinan bahwa mereka tidak layak mendapatkan perlakuan yang lebih baik bisa membuat perempuan terus bertahan dalam hubungan yang beracun.
Sementara dilansir dari Journal of Marriage and Family, inilah beberapa faktor yang membuat perempuan memilih untuk mempertahankan suami yang kasar dan tempramental.
1. Rasa Takut Akan Konsekuensi
Ketakutan akan konsekuensi dari meninggalkan suami yang kasar, seperti ancaman fisik, kehilangan hak asuh anak, atau bahkan ancaman pembunuhan, adalah alasan yang kuat.
Banyak perempuan yang hidup dalam ketakutan terus-menerus, dan merasa lebih aman bertahan dalam hubungan yang mereka kenal daripada menghadapi ketidakpastian setelah meninggalkannya.
2. Tekanan dari Lingkungan dan Keluarga
Keluarga dan teman-teman mungkin memberikan tekanan kepada perempuan untuk tetap bertahan dalam pernikahan, dengan alasan bahwa perceraian bukanlah solusi atau bahwa mereka harus bersabar menghadapi kesulitan.
Dukungan yang minim dari lingkungan sekitar membuat perempuan merasa sendirian dalam menghadapi situasi ini.
3. Ketergantungan Emosional
Banyak perempuan yang menjadi tergantung secara emosional pada suami mereka, meskipun hubungan tersebut merusak.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
