Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 12 Agustus 2024 | 13.15 WIB

Berkonsep From Realway to Runway, Desainer Phillip Konsisten Angkat Lurik dalam Koleksi Terbarunya di Jogja Fashion Trend 2024

Lewat Jogja Fashion Trend (JFT) 2024, Phillip menampilkan 40 look dalam exclusive show dengan tema besar Kidung Negriku. (IST) - Image

Lewat Jogja Fashion Trend (JFT) 2024, Phillip menampilkan 40 look dalam exclusive show dengan tema besar Kidung Negriku. (IST)

JawaPos.com – Desainer Phillip kembali menggebrak panggung fashion dengan karya yang tetap menonjolkan wastra Indonesia atau kain tradisional. Kali ini, lewat Jogja Fashion Trend (JFT) 2024, Phillip menampilkan 40 look dalam exclusive show dengan tema besar Kidung Negriku.

Diungkapkan Phillip, lewat lini signature-nya koleksi dalam perhelatan JFT 2024 sebenarnya bermain dengan potongan yang sederhana seperti outer, rok, celana panjang, blouse, jaket, dan dress. Namun, karena koleksinya tampil di runway, maka harus dikemas berbeda.

Untuk itu, dalam 1 look memperlihatkan kelihaian Phillip dalam memadupadankan beberapa item. Phillip menunjukkan bahwa bermain tumpuk dan layering dengan penggunaan wastra berbeda dalam satu tampilan tidak masalah.

“Kalau di realway itu sebenarnya sederhana, cuma untuk runway dikemas berbeda, kita main layering, tumpuk-tumpuk, jadi satu look bisa 3 sampai 4 item. Konsepnya from realway to runway collection,” papar Phillip.

Misalnya dalam runway terlihat bagaimana Phillip memadukan outer tenun NTT dengan dalaman lurik dan rok tenun namun tetap enak dilihat. Adapula outer panjang berwarna biru dengan tenun NTT yang dipadukan dengan dress lurik panjang berwarna serupa.

Lewat Jogja Fashion Trend (JFT) 2024, Phillip menampilkan 40 look dalam exclusive show dengan tema besar Kidung Negriku. (Nurul Adriyana/JawaPos.com)

Terlihat pula blazer lurik berwarna oranye yang dipadukan dengan atasan dan rok tenun NTT. Tak hanya koleksi untuk perempuan, Phillip pun memperlihatkan look bagi pria dengan mix and match wastra. Seperti lurik berwarna biru yang ‘menjelma’ menjadi kemeja dan celana panjang lalu ditumpuk mengenakan jaket dengan detail kerah tenun. 

Konsisten Mengangkat Lurik dalam Koleksi Busananya

Dalam exclusive show ‘Kidung Negeriku’, Phillip memang bermain dengan banyak wastra. Antara lain batik, tenun stagen, Bali, dan tenun dari Indonesia Timur seperti NTT. Namun, lurik tetap menjadi ‘makanan utama’ dalam look yang ditampilkan.

Hampir disetiap busana terlihat lurik meski hanya pada bagian leher, pergelangan lengan atau secara keseluruhan busana. Dikatakan Phillip, dirinya memang concern dan peduli pada wastra lurik. Sesuai dengan isi buku yang pernah dia buat, Phillip ingin menggangkat lurik setara dengan wastra kainnya seperti batik dan tenun NTT.

“Ya memang belum (setara, Red), tapi beberapa tahun belakangan ini memang sudah terlihat (Banyak yang angkat lurik). Tapi yang pasti selalu dari saya ada tampilan lurik. Makanya lewat prakarasa dengan BI pun kita mengangkat lurik,” tukasnya.

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore