
Ilustrasi orang dengan weton yang ditakuti dan dihindari banyak orang, karena dianggap bawa sial, menurut primbon Jawa./ freepik
JawaPos.com - Dalam kitab primbon Jawa, setiap weton atau hari kelahiran dikaitkan dengan berbagai karakter dan nasib yang dianggap dapat memengaruhi kehidupan seseorang.
Beberapa weton dikenal memiliki aura negatif yang membuat mereka sering kali dianggap membawa sial.
Kepercayaan ini menyebabkan bahwa orang-orang dengan weton tertentu ini sering kali dihindari atau dipandang negatif oleh orang-orang di sekitar mereka.
Dalam artikel ini, kita akan mengulas 5 weton yang cenderung ditakuti dan dihindari, dan mengungkap apa yang membuat weton-weton ini begitu kontroversial.
Dilansir dari kanal YouTube Makna Hidup pada Sabtu (27/7), inilah 5 weton yang cenderung ditakuti dan dihindari banyak orang, karena mereka dianggap bawa sial menurut primbon Jawa.
1. Selasa Kliwon
Menurut primbon Jawa, orang yang lahir pada hari Selasa Kliwon seringkali dianggap memiliki nasib buruk dan dianggap membawa sial bagi keluarga serta lingkungan sekitar mereka.
Dalam hal ini, orang yang lahir pada weton weton Selasa Kliwon ini erat kaitannya dengan berbagai kesulitan dan masalah yang timbul dalam kehidupan mereka.
Karena alasan ini, individu yang lahir pada hari Selasa Kliwon disarankan untuk selalu berhati-hati dalam setiap langkah yang mereka ambil.
Mereka juga disarankan untuk menghindari kegiatan yang berisiko tinggi dan menjaga diri agar tidak terjebak dalam situasi yang bisa memperburuk keadaan.
2. Jumat Wage
Orang yang lahir pada hari Jumat Wage seringkali dianggap memiliki sifat yang berubah-ubah dan sulit diprediksi, menurut primbon Jawa.
Keberagaman sifat ini dapat menyebabkan ketidakstabilan dalam hubungan dan keputusan yang diambil, di mana ini bisa berdampak negatif pada kehidupan pribadi dan profesional mereka.
Oleh karena itu, mereka diharapkan untuk lebih berhati-hati dalam mengambil keputusan dan menjaga hubungan baik dengan orang lain.
Menghindari konflik dan mencari cara untuk menjaga konsistensi dalam perilaku dan sikap mereka adalah langkah-langkah yang dianjurkan untuk mengatasi tantangan ini.

Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
13 Rekomendasi Tempat Liburan di Malang dengan Pilihan Wisata Alam, Hiburan, dan Spot Santai yang Membuat Pikiran Lebih Fresh
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Rekomendasi 13 Wisata Terbaik di Bandung untuk Liburan Santai, Healing, dan Quality Time Bersama Orang Tersayang
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
