Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 10 Juli 2024 | 03.36 WIB

Seringkali yang Ditagih Justru Merendahkan! Coba 7 Tips Menagih Utang dengan Cara Terhormat Ini

Ilustrasi membaca pikiran seseorang dengan menggunakan trik psikologis selama berinteraksi dengan orang lain. (Sumber foto: freepik/EyeEm) - Image

Ilustrasi membaca pikiran seseorang dengan menggunakan trik psikologis selama berinteraksi dengan orang lain. (Sumber foto: freepik/EyeEm)

JawaPos.Com - Menagih hutang bisa menjadi tugas yang menegangkan dan tidak nyaman.

Bahkan beberapa orang yang berhutang, saat ditagih justru merendahkan dan lebih galak saat hutangnya ditagih.

Lantas, bagaimana caranya menagih hutang yang dipinjamkan tanpa menguras emosi dan tetap bisa menjaga hubungan baik?

Penting untuk mengetahui cara-cara yang terhormat agar tetap mendapatkan uang kembali tanpa harus berselisih atau menyebabkan ketegangan.

Berikut ini adalah beberapa cara efektif dan terhormat untuk menagih hutang dari teman, keluarga, atau rekan kerja dilansir dari Forbes, Selasa (9/7).

1. Pilih Waktu dan Tempat yang Tepat

Menagih hutang bukanlah hal yang bisa dilakukan secara sembarangan. Pilih waktu dan tempat yang tepat agar suasana tetap kondusif.

Hindari menagih di tempat umum atau saat orang yang bersangkutan sedang sibuk atau stres. Sebaiknya, cari waktu yang tenang dan privasi agar pembicaraan bisa dilakukan dengan nyaman dan tanpa gangguan.

Misalnya, Anda bisa mengajak bertemu di sebuah kafe yang tenang atau bahkan di rumah. Dengan begitu, kedua belah pihak bisa merasa lebih santai dan terbuka untuk membicarakan hutang tersebut.

2. Gunakan Bahasa yang Sopan dan Tidak Menyudutkan

Saat menagih hutang, pastikan untuk menggunakan bahasa yang sopan dan tidak menyudutkan.

Hindari nada yang kasar atau mengancam karena hal itu bisa membuat situasi menjadi lebih buruk. Gunakan pendekatan yang empati dan pengertian.

Contoh kalimat yang bisa digunakan adalah, "Aku butuh bicara tentang uang yang kamu pinjam beberapa waktu lalu.

Apakah ada rencana kapan kamu bisa mulai mengembalikannya?" Kalimat seperti ini lebih sopan dan tidak terkesan memaksa.

3. Ingatkan dengan Lembut dan Teratur

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore