Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 21 Juni 2024 | 21.02 WIB

5 Tanda Halus Seseorang Sedang Berpura-pura Baik Kepada Anda, Salah Satunya Bersikap Manis Berlebihan

Ilustrasi: Zodiak palsu dalam hubungan. (shutterstock)

JawaPos.com - Menavigasi interaksi sosial bisa jadi merupakan hal yang rumit. Terkadang, sulit untuk mengetahui apakah seseorang benar-benar bersikap baik atau hanya berpura-pura.

Psikologi memiliki beberapa wawasan yang dapat ditawarkan di bidang ini, dan ada beberapa tanda yang dapat anda perhatikan untuk mengetahui apakah seseorang bersikap baik kepada Anda. 

Dikutip dari hackspirit, berikut 5 tanda halus yang menandakan 'kebaikan palsu', menurut psikologi; 

1) Terlalu manis pada awalnya

Psikologi menunjukkan bahwa salah satu tanda pertama dari seseorang yang bersikap baik pada Anda adalah sikap manisnya yang berlebihan.

Kita semua menghargai wajah yang ramah dan kata-kata yang baik, tetapi ketika itu berubah menjadi sanjungan yang berlebihan dan antusiasme yang berlebihan, itu bisa menjadi tanda bahaya.

Ini karena orang yang benar-benar baik cenderung memiliki pendekatan yang lebih seimbang dalam interaksi mereka. Mereka sopan dan baik hati, tetapi mereka tidak menampakkan diri terlalu berlebihan.

2) Ketidakkonsistenan dalam perilaku mereka

Saya pribadi menemukan bahwa ketidakkonsistenan bisa menjadi masalah besar. Berikut ini sebuah contoh. Saya ingat pernah bertemu dengan seseorang di sebuah acara sosial yang sangat ramah dan menawan. Mereka tampak sangat tertarik dengan percakapan kami dan kami bersenang-senang mengobrol.

Namun, ketika saya bertemu dengan mereka di kemudian hari, mereka bersikap sangat berbeda. Mereka hampir tidak mengenali saya dan tampak tidak tertarik dengan percakapan kami. Rasanya seperti siang dan malam dibandingkan dengan pertemuan awal kami.

3) Mereka tampaknya tahu segalanya tentang Anda

Di era media sosial seperti sekarang ini, sudah menjadi hal yang umum bagi orang-orang untuk mengetahui banyak hal tentang kehidupan satu sama lain melalui unggahan online. Namun, ketika seseorang tampaknya mengetahui terlalu banyak tentang kehidupan pribadi Anda tanpa Anda membagikan informasi tersebut, ini bisa menjadi tanda bahwa mereka adalah orang yang baik hati.

Mereka mungkin mengungkit detail tentang kehidupan Anda yang tidak pernah Anda bagikan kepada mereka secara langsung. Ini bisa mengindikasikan bahwa mereka telah melakukan penelitian ekstra tentang Anda, yang bukan merupakan perilaku khas orang yang benar-benar baik.

Ketertarikan yang berlebihan seperti ini dapat dikaitkan dengan konsep psikologis 'teori manipulasi informasi'. Teori ini menunjukkan bahwa individu dapat memanipulasi informasi dan menggunakannya untuk keuntungan mereka dalam interaksi sosial, sering kali sebagai cara untuk menciptakan kesan yang baik atau mendapatkan kepercayaan.

Editor: Kuswandi
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore