Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 18 Juni 2024 | 14.50 WIB

Mengenal Kepribadian dari Fashion Style, Mulai dari Casual Hingga Gothic, Kamu Termasuk yang Mana?

Ilustrasi zodiak modis dan memiliki bakat fashion alami. /Pexels by freestocks.org - Image

Ilustrasi zodiak modis dan memiliki bakat fashion alami. /Pexels by freestocks.org

JawaPos.com - Dalam era yang serba modern ini, fashion tak bisa dilepaskan dari diri seseorang yang berada diberbagai kalangan, mulai dari kelas atas, menengah, hingga bawah.

Seiring perkembangan teknologi digital, banyak orang yang terinspirasi oleh fashion style yang kekinian, unik, hingga yang cocok untuk dikenakan sesuai dengan situasi dan kondisi.

Dilansir dari laman Artikel Italian Fashion School, secara umum bahwa fashion itu dapat diartikan sebagai gaya berbusana yang populer dan diadaptasi oleh suatu budaya. Mulai dari gaya berpakaian keseharian hingga dalam acara tertentu.

Fungsi dan manfaat fashion itu sendiri juga sebagai bentuk identitas diri, bentuk komunikasi, menjadi sumber daya tarik, sumber kebahagiaan, dan menandakan kelas sosial.

Mengulik manfaat fashion sebagai bentuk identitas diri, di kutip dari laman Artikel Binus bahwa dari fashion style kita dapat mengenal kepribadian seseorang, diantaranya adalah :

1. Casual Chic

Fashion style casual chic ini terlihat sederhana dan menambah sedikit sentuhan agar tidak membosankan. Contohnya ketika pria memakai outter seperti jaket atau flannel tapi ditambahkan jam tangan, kalung, atau asesoris lainnya.

Mereka yang memiliki fashion style seperti itu umumnya lebih percaya diri, lebih mencolok, dan dipandang menarik oleh masyarakat. Tak berlebihan tapi tak menutup diri akan masukan hal baru.

2. Conventional Style

Fashion style conventional style ini umumnya sama dengan casual chic, tapi sangat amat sederhana seperti menggunakan baju warna hitam, putih, abu-abu, atau warna pucat lainnya.

Mereka tergolong memiliki kepribadian yang tertutup, pemalu, kurang percaya diri, membosankan, enggan mengambil risiko, dan lebih memilih fashion style yang mudah diterima oleh masyarakat.

3. Designer Style

Fashion style satu ini tergolong mahal dan bermerek, meski terlihat nyaman tapi orang yang berpakaian seperti ini sebetulnya krisis identitas, tidak nyaman dengan dirinya sendiri, terlalu mengandalkan materi untuk menutupi kepercayaan diri.

Cara berpikiran orang seperti ini juga sangat dangkal dan tidak luas, seolah-olah orang lain akan menilai dirinya jika menggunakan pakaian yang branded atau rancangan designer ternama.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore