Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 16 Juni 2024 | 05.11 WIB

Stres dengan Rutinitas Perkotaan yang Itu-itu Saja? Yuk, Coba Forest Bathing, Konsep Healing ala Orang Jepang

Ilustrasi orang yang sedang melakukan forest bathing. /Los Angeles Times/Pinterest

JawaPos.com-Sering mendengar istilah healingHealing menjadi istilah populer yang diartikan sebagai pelarian untuk mendapatkan ketenangan batin dan jiwa.

Biasanya, orang-orang yang lelah dengan suasana dan rutinitas di perkotaan akan mencari suasana baru yang cenderung tidak padat. 

Pelarian yang dilakukan biasanya dengan mengunjungi tempat baru dan sepi, seperti pegunungan, pantai, dan lain-lain.

Nah, di negeri Sakura terdapat sebuah metode healing klasik yang dikenal dengan Shinrin-yoku atau istilah populernya, yaitu forest bathing.

Meski disebut bathing, kegiatan ini tidak melibatkan mandi sama sekali. Mandi di sini berarti membersihkan diri dari sisi emosional dengan meresapi alam.

Forest bathing sendiri berdasarkan yang dikutip pada Sabtu (15/6) oleh JawaPos.com di laman unit.usd.ac.id disebutkan sebagai media relaksasi dan meditasi dengan melakukan kontak dan terpengaruh dengan suasana atau atmosfer hutan secara fisik maupun psikis. 

Berbeda dengan trekking dan hikingforest bathing justru dilakukan dengan sederhana, yaitu dengan berjalan kaki di hutan atau alam (nature) yang memiliki hawa sejuk.

Konsep healing ini fokus pada kegiatan membenamkan diri di alam untuk mendapatkan manfaat positif baik fisik maupun mental bukan fokus pada jalur pendakian untuk tujuan tertentu. 

Forest bathing pertama kali diperkenalkan oleh Tomohide Akiyama sebagai Direktur Badan Kehutanan Jepang pada tahun 1982 sebagai bentuk rekreasi yang melibatkan aktivitas berjalan kaki dan menghirup zat harum yang keluar dari pepohonan.

Dilansir dari situs pili.or.id pada Sabtu (15/6) oleh JawaPos.com disebutkan bahwa ada beberapa manfaat dari konsep healing ini, yaitu sebagai berikut:

  1. Mengurangi stres, karena berada di alam membantu mengurangi kortisol yang berkaitan dengan hormon penyebab stres.
  2. Meningkatkan dopamine dan endorphin yang mendorong perasaan bahagia.
  3. Pohon melepaskan senyawa fitonsida. Fitonsida ini dinilai memiliki efek antimikroba terhadap tubuh manusia sehingga dapat meningkatkan sistem imun tubuh.
  4. Fitonsida juga bisa membantu meredakan rasa marah, kecemasan, depresi hingga kelelahan. Semakin luas dan padat hutannya, semakin besar manfaat fitonsida yang diberikan, sebab lebih banyak aroma senyawa tersebut yang bisa dihirup.

Forest bathing ini mempunyai banyak manfaat untuk kesehatan mental. Hutan dan lingkungan sekitarnya akan merangsang pikiran manusia untuk memulihkan kondisi fisiologis maupun psikologis dengan memfungsikan kelima panca indera secara fokus.

Oleh karena hutan dianggap sebagai tempat pemulihan kesehatan serta pengubah kimia tubuh, maka untuk kamu yang sering merasa bosan dengan rutinitas, tertekan dengan hiruk-pikuk perkotaan, merasa terbebani dengan pekerjaan, dan kecemasan-kecemasan lainnya, cobalah ambil jeda dan sesekali lakukan konsep healing ala orang Jepang ini.

 ***

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore