Ilustrasi orang yang sedang melakukan forest bathing. /Los Angeles Times/Pinterest
JawaPos.com-Sering mendengar istilah healing? Healing menjadi istilah populer yang diartikan sebagai pelarian untuk mendapatkan ketenangan batin dan jiwa.
Biasanya, orang-orang yang lelah dengan suasana dan rutinitas di perkotaan akan mencari suasana baru yang cenderung tidak padat.
Pelarian yang dilakukan biasanya dengan mengunjungi tempat baru dan sepi, seperti pegunungan, pantai, dan lain-lain.
Nah, di negeri Sakura terdapat sebuah metode healing klasik yang dikenal dengan Shinrin-yoku atau istilah populernya, yaitu forest bathing.
Meski disebut bathing, kegiatan ini tidak melibatkan mandi sama sekali. Mandi di sini berarti membersihkan diri dari sisi emosional dengan meresapi alam.
Forest bathing sendiri berdasarkan yang dikutip pada Sabtu (15/6) oleh JawaPos.com di laman unit.usd.ac.id disebutkan sebagai media relaksasi dan meditasi dengan melakukan kontak dan terpengaruh dengan suasana atau atmosfer hutan secara fisik maupun psikis.
Berbeda dengan trekking dan hiking, forest bathing justru dilakukan dengan sederhana, yaitu dengan berjalan kaki di hutan atau alam (nature) yang memiliki hawa sejuk.
Konsep healing ini fokus pada kegiatan membenamkan diri di alam untuk mendapatkan manfaat positif baik fisik maupun mental bukan fokus pada jalur pendakian untuk tujuan tertentu.
Forest bathing pertama kali diperkenalkan oleh Tomohide Akiyama sebagai Direktur Badan Kehutanan Jepang pada tahun 1982 sebagai bentuk rekreasi yang melibatkan aktivitas berjalan kaki dan menghirup zat harum yang keluar dari pepohonan.
Dilansir dari situs pili.or.id pada Sabtu (15/6) oleh JawaPos.com disebutkan bahwa ada beberapa manfaat dari konsep healing ini, yaitu sebagai berikut:
Forest bathing ini mempunyai banyak manfaat untuk kesehatan mental. Hutan dan lingkungan sekitarnya akan merangsang pikiran manusia untuk memulihkan kondisi fisiologis maupun psikologis dengan memfungsikan kelima panca indera secara fokus.
Oleh karena hutan dianggap sebagai tempat pemulihan kesehatan serta pengubah kimia tubuh, maka untuk kamu yang sering merasa bosan dengan rutinitas, tertekan dengan hiruk-pikuk perkotaan, merasa terbebani dengan pekerjaan, dan kecemasan-kecemasan lainnya, cobalah ambil jeda dan sesekali lakukan konsep healing ala orang Jepang ini.
***

Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
13 Rekomendasi Tempat Liburan di Malang dengan Pilihan Wisata Alam, Hiburan, dan Spot Santai yang Membuat Pikiran Lebih Fresh
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Rekomendasi 13 Wisata Terbaik di Bandung untuk Liburan Santai, Healing, dan Quality Time Bersama Orang Tersayang
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
