Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 11 Juni 2024 | 13.18 WIB

5 Alasan Kamu Harus Berhenti Makan Mie Instan Setiap Hari, Salah Satunya Meningkatkan Risiko Serangan Jantung

Ilustrasi mie instan. (freepik)

JawaPos.com – Mie instan merupakan salah satu makanan yang sangat digemari banyak orang, karena rasanya yang gurih dan cara pembuatannya yang cepat. 

Meskipun makanan ini sangat popular, mengonsumsi makan mie instan yang tidak imbangi dengan pola makan sehat bisa berdampak buruk terhadap kesehatan jangka panjang.

Pada dasarnya, mie instan mengandung banyak natrium, pengawet, dan bahan kimia lainnya sehingga tidak heran jika dikelompokkan ke dalam makanan yang tidak sehat.

Faktanya, mengonsumsi mie instan secara rutin bisa memicu beberapa gangguan kesehatan seperti tekanan darah, penyakit jantung hingga sindrom metabolik.

Apakah Anda termasuk salah satu penggemar mie instan? Kalau iya, Anda harus tahu beberapa alasan Anda harus berhenti mengonsumsi makanan ini setiap hari.

Dilansir dari laman Health Shots, Selasa (11/6), berikut beberapa alasan Anda harus berhenti makan mie instan setiap hari diantaranya.

  1. Memiliki kandungan nutrisi rendah

Mie instan terkenal dengan kandungan nutrisinya yang buruk. Bahkan makanan ini hampir tidak menawarkan nutrisi penting seperti vitamin, mineral, protein, dan serat.

Sebaliknya, mie instan justru mengandung banyak kalori terutama dari karbohidrat olahan dan lemak yang tidak sehat. Hal ini tentu bisa memengaruhi pengelolaan berat badan.

Intinya, jika Anda setiap hari mengonsumsi mie instan maka dapat meningkatkan risiko kekurangan nutrisi.

  1. Mengandung MSG (Monosodium glutamat)

Monosodium glutamate (MSG) adalah bahan tambahan umum pada mie instan yang digunakan untuk meningkatkan rasa. Meskipun Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA) mengakui bahwa MSG secara umum aman namun tetap ada efek samping yang ditimbulkan.

Sebuah penelitian yang diterbitkan oleh American Journal of Clinical Nutrition menunjukkan bahwa konsumsi MSG yang tinggi dikaitkan dengan penambahan berat badan, sakit kepala, mual dan tekanan darah tinggi.

  1. Tinggi natrium

Salah satu efek samping yang paling mengkhawatirkan adalah kandungan natriumnya yang tinggi. Satu porsi dapat mengandung lebih dari setengah asupan natrium harian yang direkomendasikan.

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore