Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 7 Juni 2024 | 17.50 WIB

8 Bahaya Duduk Terlalu lama, Waspada Bisa Mengganggu Kerja Otak

Ilustrasi posisi duduk dua orang berbeda yang menyilangkan pergelangan kaki dan lutut terbuka. - Image

Ilustrasi posisi duduk dua orang berbeda yang menyilangkan pergelangan kaki dan lutut terbuka.

JawaPos.com - Saat bekerja tau belajar nampaknya kita akan melakukan aktifitas yang hanya duduk tanpa berdiri.

Dalam Waktu yang lama ternyata duduk juga memiliki banyak dampak negative lho

Bahkan jika kita melakukan duduk terlalu lama tanpa berdiri justru berakibat hingga ke kinerja otak.

Duduk terlalu lama bisa berdampak buruk bagi kesehatan.

Beberapa bahaya yang terkait dengan duduk terlalu lama antara lain:

1. Masalah Kardiovaskular: Duduk dalam waktu lama dapat memperlambat aliran darah dan mengurangi pembakaran kalori, yang dapat meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke.

2. Obesitas: Kurangnya aktivitas fisik yang berkaitan dengan duduk terlalu lama dapat menyebabkan peningkatan berat badan dan obesitas, karena tubuh membakar lebih sedikit kalori.

3. Diabetes Tipe 2: Duduk terlalu lama dapat menyebabkan penurunan sensitivitas insulin, yang dapat meningkatkan risiko diabetes tipe 2.

4. Gangguan Postur: Duduk dalam posisi yang buruk dapat menyebabkan masalah postur, seperti sakit punggung, leher, dan bahu.

5. Kelelahan Otot: Duduk terlalu lama tanpa bergerak dapat menyebabkan otot-otot menjadi lemah dan kaku, terutama otot punggung bawah dan pinggul.

6. Risiko Kanker: Beberapa penelitian menunjukkan bahwa duduk terlalu lama dapat meningkatkan risiko beberapa jenis kanker, seperti kanker kolon dan kanker payudara.

7. Depresi dan Kecemasan: Kurangnya aktivitas fisik yang berkaitan dengan duduk terlalu lama juga dapat berdampak negatif pada kesehatan mental, meningkatkan risiko depresi dan kecemasan.

8. Penurunan Fungsi Otak: Aktivitas fisik meningkatkan aliran darah dan oksigen ke otak, yang penting untuk fungsi otak yang sehat. Duduk terlalu lama dapat mengurangi aliran ini, yang dapat mempengaruhi fungsi kognitif.

Untuk mengurangi risiko ini, disarankan untuk:

  • Sering berdiri dan bergerak setiap 30 menit.
  • Menggunakan meja berdiri atau meja yang dapat disesuaikan.
  • Melakukan latihan peregangan atau berjalan singkat selama hari kerja.
  • Menggunakan tangga daripada lift.
  • Melakukan aktivitas fisik secara teratur, seperti berjalan kaki, bersepeda, atau olahraga lainnya.
Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore