
Ilustrasi- Rambut beruban terlalu dini. (freepik.com)
JawaPos.com – Rambut beruban di usia muda sering kali dianggap menjadi bencana fisik bagi sebagian orang.
Begi beberapa orang, rambut beruban dianggap sebagai masalah penuan dini yang mungkin kurang dipahami sebabnya.
Sebagai informasi yang dilansir dari Best Life, hasil penelitian terkini menunjukkan bahwa 72 persen wanita merasa khawatir dengan kemungkinan munculnya rambut beruban terlalu dini.
Mereka menganggapnya sebagai tanda penuaan yang lebih mengganggu daripada perubahan fisik lainnya.
Tapi jangan khawatir, jika Anda ingin menunda proses beruban terlalu dini, dokter naturopati Janine Bowring, ND, dalam Best Life menawarkan beberapa strategi sederhana namun efektif untuk mencegah munculnya uban di usia muda.
Meskipun ada banyak faktor yang dapat menyebabkan beruban terlalu dini, termasuk faktor genetik dan gaya hidup, Bowring menyoroti satu aspek penting yang sering diabaikan yakni dampak pewarnaan rambut.
Dalam sebuah video TikTok Bowring, dia menyarankan bahwa meskipun mewarnai rambut Anda mungkin bisa menyembunyikan uban secara sementara, sebenarnya itu bisa mempercepat proses beruban.
Selain itu, perubahan alami yang terjadi dalam rambut dan kulit kepala seiring waktu, diperparah oleh stres dan stres oksidatif yang bisa mengurangi produksi melanin. Pigmen inilah yang bertanggung jawab atas warna rambut.
Sel-sel melanosit yang penting untuk produksi pigmen, rentan terhadap stres oksidatif, yang dapat menyebabkan beruban terlalu dini.
Tips Mengatasi Beruban Terlalu Dini:
1. Pastikan Asupan Vitamin D yang Cukup
Vitamin D memainkan peran penting dalam menjaga produksi pigmen oleh sel melanosit. Bowring menekankan pentingnya terpapar sinar matahari alami, yang membantu dalam sintesis vitamin D dalam tubuh.
Selain itu, makanan kaya vitamin D seperti salmon, trout, jamur, telur, sereal yang diperkaya, susu, dan jus dapat melengkapi asupan harian Anda. Disarankan berkonsultasi dengan dokter sebelum menambahkan suplemen.
2. Konsumsi Mineral Secukupnya
Mineral penting seperti magnesium, tembaga, seng, besi, dan kalsium sangat penting untuk menjaga melanosit tetap sehat dan menunda beruban terlalu dini.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
