Ilustrasi mudik Lebaran bersama keluarga termasuk buah hati kesayangan.
JawaPos.com - Membawa bayi dalam perjalanan mudik Lebaran bisa saja terasa merepotkan, apalagi jika ini adalah mudik pertama Bunda dengan si kecil. Namun, tidak perlu khawatir. Jika dipersiapkan dengan baik, perjalanan mudik dengan si kecil tetap bisa terasa nyaman dan menyenangkan.
Pertama, Bunda harus mempersiapkan perlengkapan bayi sebaiknya dibagi dalam dua tas. Tas pertama adalah tas yang mudah dijangkau berisi kebutuhan utama, contohnya beberapa popok, tisu, makanan bayi, susu formula, selimut, beberapa baju, dan mainan.
Di tas ini juga perlu disediakan kotak P3K untuk berjaga-jaga jika Si Kecil digigit serangga atau mengalami reaksi alergi ringan. Umumnya, isi kotak P3K adalah termometer, obat luka, plester, perban, kasa, kapas steril, obat demam dan nyeri, seperti parasetamol atau ibuprofen, dan obat resep dokter.
Sedangkan, tas kedua adalah tas lebih besar yang diisi dengan peralatan mandi, baju, gendongan bayi, popok cadangan, dan barang lain yang mungkin akan digunakan nantinya.
2. Tentukan moda transportasi yang nyaman
Jika Bunda mudik dengan moda transportasi umum, baik itu pesawat, kereta, atau bus, tanyakan terlebih dahulu ketentuan perjalanan bersama bayi dan bagaimana fasilitas pendukung yang didapatkan.
Biasanya, transportasi umum menyediakan kursi khusus bayi yang bisa membuat si kecil duduk lebih nyaman selama di perjalanan. Selain itu, ada baiknya Bunda memilih kursi terdepan agar memiliki ruangan ekstra atau kursi dekat toilet supaya memudahkan Bunda mengganti popok bayi.
Jika mudik dengan mobil pribadi, si kecil disarankan duduk di car seat agar keselamatannya terjaga. Car seat dipasangkan di kursi belakang. Bila perlu, Bunda bisa menambahkan tirai pada jendela mobil di samping kursi anak agar ia terhindar dari paparan sinar matahari langsung.
3. Tentukan waktu perjalanan yang tepat
Tips selanjutnya ini penting, Bun. Kalau mudik dengan transportasi umum, pilihlah waktu perjalanan saat bayi biasa tidur, contohnya ketika siang hari setelah makan. Dengan melakukan perjalanan di waktu tidur, maka selama di jalan si kecil akan lebih sering terlelap.
Selain itu, lebih baik pergi mudik secara pribadi dan tidak bersama rombongan. Alasannya, agar Bunda bisa mengatur sendiri waktu perjalanan serta menentukan tempat pemberhentian yang ideal untuk beristirahat dan mengganti popok.
4. Cukupi kebutuhan makan dan minum
Mencukupi kebutuhan makan dan minum si kecil selama perjalanan mudik Lebaran akan membuatnya tetap berenergi dan mencegahnya dari berbagai masalah kesehatan, seperti mabuk perjalanan, dehidrasi, sembelit, dan diare.
Jika menggunakan moda transportasi pesawat, Bunda disarankan untuk menyusui bayi saat pesawat lepas landas dan mendarat. Hal ini guna mencegah telinga bayi nyeri akibat perubahan tekanan udara di dalam pesawat.

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
