
Ilustrasi keretakan dalam hubungan dengan pasangan./Sumber foto: freepik
JawaPos.com - Apakah Anda sering gagal dalam menjalin hubungan dengan pasangan?
Ya, rasanya tidak ada yang lebih mengecewakan daripada menyaksikan keretakan dalam hubungan yang Anda bangun dengan penuh harapan.
Namun, di balik kegagalan tersebut, terdapat alasan-alasan yang belum Anda sadari akan berdampak besar pada dinamika hubungan Anda.
Dilansir dari Divine You Wellness pada Selasa (26/3), terdapat 7 alasan yang sering kali menjadi penyebab utama keretakan dalam hubungan.
Dengan memahami faktor-faktor tersebut, Anda dapat memulai perjalanan untuk memperbaiki hubungan Anda dan membangun kembali fondasi yang kokoh bersama pasangan Anda.
1. Anda kesulitan untuk mengungkapkan keinginan Anda pada pasangan
Anda seringkali merasa takut atau enggan untuk mengungkapkan keinginan kepada pasangan Anda. Beberapa keinginan tersebut mungkin terkait dengan kebutuhan yang penting dalam hubungan, seperti keinginan untuk lebih banyak menghabiskan waktu bersama atau lainnya.
Baca Juga: Simak dan Pahami, 9 Perilaku yang Menunjukkan Pasangan Tidak Lagi Serius Menjalin Hubungan Denganmu
Namun, karena takut akan konsekuensinya atau bagaimana pasangan Anda akan meresponsnya, hal ini menjadikan Anda enggan untuk mengatakannya.
Jika Anda hanya diam dan berharap semuanya akan baik-baik saja itu tidaklah cukup. Dengan begitu, penting untuk komunikasi yang jujur dan terbuka untuk membangun hubungan yang sehat dan bahagia.
Meski begitu, penting untuk tidak terlalu banyak ketergantungan atau kecemasan pada pasangan Anda dimana hal ini bisa menciptakan jarak yang tidak sehat dalam hubungan.
2. Memiliki tingkat kedewasaan yang berbeda
Jika pasangan Anda memiliki perilaku yang seperti anak kecil, mungkin sulit bagi Anda untuk menerima kenyataan bahwa mereka masih memiliki sifat seperti anak-anak di dalam hati mereka.
Hal ini bisa mengakibatkan ketidakcocokan dalam hubungan, atau sebaliknya, mungkin mereka menambahkan keceriaan khusus dalam hubungan Anda yang membuat Anda senantiasa tersenyum dan menikmati sikap mereka.
Jika pasangan Anda bertindak seperti remaja meskipun ia sudah menjadi dewasa (misalnya, bersikap pemarah, mencari perhatian, dan lain-lain), hal ini dapat menyebabkan masalah dalam hubungan karena Anda berusaha mempertahankan hubungan dewasa dengan seseorang yang perilakunya jauh lebih muda dari seharusnya.
Dengan begitu, pentingnya memiliki keseimbangan dalam hubungan, di mana masing-masing pasangan harus mampu mengurus dirinya sendiri secara mandiri.
Baca Juga: Trauma Menjalin Hubungan Baru? Sembuhkan Diri Terlebih Dahulu
Jika pasangan Anda tidak mampu untuk bertanggung jawab atas dirinya sendiri, Anda mungkin merasa seperti Anda juga harus bertindak sebagai orang tua bagi mereka.
Oleh karena itu, penting untuk memberi tahu pasangan Anda untuk bertindak lebih dewasa atau mempertimbangkan untuk mengakhiri hubungan jika hal tersebut tidak mungkin berubah.
3. Tidak benar-benar mengenal pasangan
Dalam menjalani sebuah hubungan, terkadang Anda tidak benar-benar mengenal pasangan Anda hingga beberapa waktu tertentu.
Dalam hal ini, rata-rata waktu yang dibutuhkan untuk melihat seseorang dengan jujur, tanpa topeng atau kedok, adalah sekitar enam bulan.
Selama periode ini, pasangan mungkin masih menunjukkan perilaku atau sikap yang terkait dengan upaya untuk menyenangkan Anda atau menyembunyikan sisi-sisi mereka yang lebih kompleks atau negatif.
Namun, setelah enam bulan, jika Anda dapat menyingkirkan semua kedok dan topeng, Anda akan mulai melihat sisi yang sebenarnya dari pasangan Ansa, termasuk kekurangan dan keunikan mereka.
Pada titik ini, keputusan ada pada diri Anda sendiri apakah Anda ingin tetap berada di dalam hubungan atau memilih untuk melanjutkan hidup tanpa pasangan tersebut.
Baca Juga: Tips Agar Hubungan Antara Mertua dan Menantu Rukun Tanpa Drama, Salah Satunya Berinisiatif Membuka Obrolan!
4. Terlalu bergantung pada pasangan
Dalam sebuah hubungan, sangat penting untuk tidak sepenuhnya bergantung pada pasangan Anda untuk merasa lebih baik atau bahagia.
Jika seseorang terlalu bergantung pada pasangan mereka untuk mendapatkan dukungan atau kepercayaan diri, itu bisa berdampak negatif pada hubungan tersebut.
Setiap individu bertanggung jawab atas diri mereka sendiri, termasuk kesejahteraan emosional mereka.
Bergantung terlalu banyak pada pasangan untuk merasa lebih baik atau bahagia bisa menyebabkan ketegangan dan masalah dalam hubungan.
Oleh karena itu, penting untuk membangun kepercayaan diri dan kesejahteraan emosional secara mandiri, sambil juga mendukung dan mendengarkan pasangan Anda.
5. Anda dan pasangan terlalu berbeda
Adanya perbedaan yang terlalu besar antara Anda dan pasangan Anda bisa menjadi masalah serius dalam hubungan.
Meskipun perbedaan dalam selera atau minat adalah hal yang wajar, tetapi jika pasangan Anda menolak untuk menghargai atau bahkan menolak untuk mencoba hal-hal yang Anda sukai karena alasan pribadi mereka, maka hal ini dapat menyebabkan ketidakharmonisan dalam hubungan.
Baca Juga: Sulit Menjalin Hubungan hingga Suka Playing Victim, Kenali 8 Perilaku Orang yang Egois dan Kurang Empati
Secara khusus, jika Anda dan pasangan Anda memiliki selera atau minat yang benar-benar bertolak belakang, maka kemungkinan besar akan sulit bagi Anda berdua untuk menemukan titik temu atau kesamaan yang cukup untuk mempertahankan hubungan dengan baik.
Dalam banyak kasus, perbedaan yang terlalu besar seperti ini dapat menjadi salah satu penyebab utama kegagalan dalam hubungan.
Oleh karena itu, penting untuk saling menghormati dan mengakui perbedaan satu sama lain, serta berusaha untuk menemukan kesepakatan yang menguntungkan bagi kedua belah pihak dalam menjalani hubungan.
6. Anda atau pasangan Anda tidak cukup berusaha
Jika salah satu dari Anda tidak cukup berusaha untuk membuat momen-momen spesial, maka hal tersebut dapat mengindikasikan kurangnya perhatian atau kepedulian terhadap hubungan tersebut.
Usaha-usaha untuk membuat pasangan Anda merasa istimewa adalah penting karena itu memperkuat ikatan antara Anda berdua.
Hal ini juga memungkinkan Anda untuk menghabiskan waktu bersama dalam situasi yang berbeda dan menyenangkan, yang dapat meningkatkan kebahagiaan dalam hubungan.
Namun, jika salah satu dari Anda tidak mengambil inisiatif untuk melakukan hal-hal romantis atau hal yang spesial, maka pasangan Anda bisa merasa tidak dihargai atau tidak dicintai.
Hal ini dapat menyebabkan ketidakharmonisan dan masalah dalam hubungan, dan jika tidak diatasi, bisa berujung pada keretakan hubungan tersebut.
Baca Juga: Alasan Kenapa Love Language Penting untuk Menjaga Dinamika Hubungan dengan Pasangan, Berikut 5 Alasannya
7. Tidak memiliki contoh teladan untuk ditiru
Jika seseorang tidak memiliki contoh-contoh hubungan yang sehat atau positif yang dapat mereka lihat dan teladani di sekitar mereka, mereka akan cenderung mengulangi pola hubungan yang tidak sehat atau disfungsional yang mereka kenal sejak kecil.
Ini mengingatkan bahwa seseornag cenderung terpengaruh oleh apa yang dilihat dan dialami, bahkan jika Anda tidak menyadarinya.
Oleh karena itu, penting untuk mencoba mengubah lingkungan sosial Anda agar lebih positif dan mendukung, terutama jika Anda ingin membangun hubungan yang sehat dan bahagia.
Dengan cara ini, Anda dapat membantu memastikan bahwa pengaruh lingkungan dapat membawa Anda menuju hubungan yang jangka panjang.
***

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
18 Oleh-Oleh Khas Tulungagung Ini Wajib Dibeli Jika Berkunjung, dari Kuliner hingga Kerajinan Tradisional
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
