Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 26 Maret 2024 | 17.15 WIB

Dikenal Memiliki Kreativitas yang Tinggi, Inilah 7 Sisi Buruk INFP, Salah Satunya Gemar Mendambakan Apresiasi Orang Lain

Ilustrasi INFP dengan sisi buruk yang dimilikinya./ Sumber foto: freepik /  clubulcititoarelormoderne - Image

Ilustrasi INFP dengan sisi buruk yang dimilikinya./ Sumber foto: freepik / clubulcititoarelormoderne

JawaPos.com - INFP merupakan singkatan dari Introverted, Intuitive, Feeling, dan Perceiving, yang menjadi salah satu dari 16 tipe kepribadian dalam tes MBTI (Myers-Briggs Type Indicator).

Individu dengan tipe kepribadian INFP cenderung menjadi pemikir yang dalam, dengan kecenderungan untuk merenung secara mendalam tentang makna hidup dan nilai-nilai pribadi.

INFP sering kali memiliki imajinasi yang luas, kepekaan terhadap perasaan orang lain, dan dedikasi yang kuat terhadap prinsip-prinsip yang mereka yakini.

Sebagai seorang pemimpi, INFP sering kali menjadi penginspirasi dalam karya seni, sastra, atau bahkan di bidang-bidang yang lebih abstrak seperti filosofi.

Namun demikian, di balik kreativitas dan kepekaan emosional mereka, INFP juga memiliki sisi-sisi buruk yang tentu tidak menguntungkan bagi diri mereka sendiri.

Dilansir dari Youtopia Project pada Selasa (26/3), terdapat 7 sisi buruk tipe kepribadian INFP.

1. Bersikap pasif-agresif

INFP memiliki kecenderungan untuk menunjukkan ketidakpuasan atau ketidaksetujuan mereka secara tidak langsung daripada menghadapi konflik secara langsung dengan orang di sekitarnya.

Mereka cenderung menghindari konfrontasi dan mengekspresikan ketidakpuasan mereka melalui perilaku atau komunikasi yang tidak langsung, seperti memendam perasaan, menunjukkan sikap dingin, atau menggunakan kata-kata yang ambigu.

Hal ini dapat membuat sulit bagi orang lain untuk memahami atau mengatasi masalah dengan mereka, karena ekspresi ketidakpuasan mereka tidak jelas atau tersembunyi.

2. Rentan terhadap luka akibat terlarut dalam pikiran dan imajinasi mereka sendiri

INFP cenderung rentan terhadap kecelakaan atau luka ringan. Mereka cenderung terlalu terlibat dalam pemikiran atau imajinasi mereka sehingga kadang-kadang mereka kurang memperhatikan lingkungan sekitar mereka, yang dapat menyebabkan mereka terjatuh, terbentur, atau melukai diri sendiri secara tidak sengaja yang bisa membuat mereka rentan terhadap luka seperti goresan, memar, terkilir, dan lain-lain.

Ini mencerminkan bagaimana orang dengan kepribadian INFP memiliki kecenderungan untuk menjadi tidak sadar akan risiko fisik di sekitar mereka karena fokus mereka yang terlalu dalam pada pemikiran atau dunia internal mereka.

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore