
Temper tantrum dan Autistic Meltdown pada anak itu berbeda meski gejalanya hampir mirip./pexels.com
JawaPos.com – Tantrum merupakan suatu kondisi pada saat anak mengeluarkan emosinya dengan berbagai cara diantaranya menangis, berguling-guling di lantai, memukul hingga melempar barang.
Dilansir dari laman Kementerian Kesehatan, tantrum merupakan suatu perilaku yang bersifat alamiah dialami oleh anak anak prasekolah dalam mengekspresikan kemarahan terutama bagi anak yang belum bisa mengungkapkan rasa frustasi.
Tantrum sering umum terjadi di usia anak 1 hingga 4 tahun. Untuk orang tua sendiri perlu bekal ilmu terkait tantrum ini agar tidak khawatir dan panik mulai dari jenis, penyebab dan cara mengatasinya.
Jenis Tantrum pada Anak
Dilansir dari laman Siloam Hospitals, Rabu (20/3), terdapat 3 jenis tantrum pada anak yang perlu diketahui oleh orang tua diantaranya :
Tantrum manipulatif terjadi pada saat anak memiliki keinginan namun tidak tercapai sehingga anak akan tantrum yang sengaja dibuat-buat untuk mendorong orang lain memenuhi keinginannya termasuk kepada orang tuanya sendiri.
Tantrum frustasi terjadi karena anak belum bisa mengekspresikan apa yang dia rasakan. BIasanya tantrum ini muncul karena kelelahan atau kelaparan.
Tantrum putus ada terjadi pada saat anak mengalami ledakan emosi yang kuat atau takut akan sesuatu namun tidak berani mengungkapkan sehingga cenderung diam.
Penyebab Tantrum pada Anak
Dilansir dari laman Kementerian Kesehatan, terdapat beberapa penyebab tantrum pada anak dan hal ini orang tua perlu memahami agar bisa mencegahnya.
Cara Mengatasi Tantrum pada Anak
Dilansir dari kanal Youtube Pecinta Dr Aisah Dahlan,beliau menjelaskan bahwa cara efektif untuk menghadapi anak yaitu mengajak bicara atau deeptalk tentang alasan marah atau keinginan seperti lapar, lelah atau bermain.
Dr Aisah juga menghimbau kepada orang tua untuk mengamati apa pencetus anak bisa tantrum sehingga memahami cara menghadapinya.
Dilansir dari laman Primaya Hospital, terdapat beberapa cara untuk menghadapi dan mengatasi tantrum pada anak dengan melakukan pendekatan yang baik diantaranya :

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Awas Macet! Besok Ribuan Buruh Demo May Day di Surabaya, Ini Jalan yang Perlu Dihindari
