
ILUSTRASI: Perayaan imlek. (Pexels)
JawaPos.com – Tahun Baru Imlek merupakan momen yang penting bagi warga Tionghoa di seluruh dunia. Imlek merupakan ungkapan rasa syukur serta harapan kemakmuran dan kebahagiaan bagi seluruh warga etnis Tionghoa.
Selain itu, sudah menjadi hal umum bahwa Imlek selalu identik dengan warna merah, karena warna merah melambangkan keberuntungan serta kebahagiaan.
Seperti festival tradisional pada umumnya, pasti ada sebuah cerita menarik yang dapat membahas beberapa kisah, termasuk asal-usul dari sebuah festival tersebut.
Begitu pula dengan Tahun Baru Imlek, dari asal-usulnya hingga mengapa harus menggunakan amplop merah.
Berikut ini adalah tiga kisah legenda Tahun Baru Imlek yang paling terkenal mengutip dari China Highlights.
1. Legenda perayaan tahun baru imlek
Hari Tahun Baru Imlek disebut Guo Nian, dalam bahasa Mandarin bisa berarti ‘merayakan tahun (baru) atau ‘mengatasi Nian’. Karakter ‘Nian’ bisa berarti ‘tahun’ atau ‘monster Nian’.
Pada zaman dahulu, ada monster bernama Nian, dengan kepala panjang dan tanduk yang tajam. Ia tinggal jauh di laut sepanjang malam tahun baru untuk memakan manusia dan ternak di desa-desa terdekat.
Oleh karena itu, pada malam tahun baru, orang-orang akan mengungsi ke pegunungan terpencil agar tidak diserang oleh monster tersebut.
Orang-orang hidup dalam ketakutan terhadap monster itu, sampai seorang lelaki tua berambut putih dan berkulit kemerahan mengunjungi desa tersebut.
Ia menolak bersembunyi di pegunungan bersama penduduk desa. Namun, ia berhasil mengusir monster tersebut dengan menempelkan kertas merah di pintu, membakar bambu hingga mengeluarkan suara retakan yang keras (petasan zaman dulu), menyalakan lilin di dalam rumah, dan mengenakan pakaian berwarna merah.
Ketika penduduk desa kembali, mereka terkejut saat mengetahui bahwa desa mereka tidak hancur.
Setelah itu, setiap malam tahun baru, orang-orang akan melakukan apa yang diperintahkan lelaki tua itu dan monster Nian tidak pernah muncul lagi.
Tradisi tersebut terus berlanjut hingga saat ini, dan menjadi salah satu cara penting untuk merayakan datangnya Tahun Baru Imlek.
2. Legenda amplop merah

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
