
Ilustrasi foto vintage./(Pexels/Pixabay)
JawaPos.com – Nostalgia memiliki pengaruh besar terhadap budaya kita. Film-film dengan pendapatan tertinggi di tahun 2023 adalah Barbie (2023) dan The Super Mario Bros. Movie (2023).
Selain itu, Hogwarts Legacy dan The Legend of Zelda: Tears of the Kingdom adalah dua dari video game paling sukses di tahun 2023.
Dalam sebuah laporan tentang tren mendengarkan musik di tahun 2023, Spotify mengidentifikasi nostalgia sebagai pendorong kuat orang-orang mendengarkan musik, terutama di kalangan remaja.
Laporan itu mengatakan bahwa Gen Z menghabiskan waktu lebih banyak mendengarkan lagu artis-artis lama daripada artis baru, seperti yang dilansir dari Business Insider, Kamis (1/2).
Meskipun berperan besar dalam hiburan dan preferensi estetika, nostalgia sering dicap sebagai hal yang buruk atau distraksi yang menyenangkan tetapi tidak produktif.
Para kritikus menggambarkannya sebagai penghalang kemajuan: Untuk membuat dunia menjadi tempat yang lebih baik, kata mereka, kita perlu fokus pada masa kini dan masa depan, bukan merindukan masa lalu yang indah.
Bagi mereka, nostalgia bahkan bisa membuat orang tidak puas dengan masa kini dan pesimis dengan masa depan.
Para kritikus mungkin membayangkan nostalgia sebagai masa di mana seorang pria paruh baya yang terus-menerus berbicara tentang masa keemasannya sebagai kapten tim sepak bola sekolah menengah.
Namun, penelitian psikologi menunjukkan bahwa nostalgia justru memiliki banyak manfaat bagi kesejahteraan, kreativitas, inovasi, dan kemajuan di masa depan.
Menurut Clay Routledge, seorang profesor psikologi dan penulis buku Nostalgia: A Psychological Resource, nostalgia adalah sumber emosi positif yang dapat meningkatkan kebahagiaan, kepercayaan diri, optimisme, dan rasa memiliki.
Nostalgia juga dapat mengurangi stres, kesepian, dan kecemasan, terutama ketika menghadapi situasi yang sulit atau tidak pasti.
Bernostalgia dapat membantu orang mengatasi krisis eksistensial, seperti merasa tidak berarti, tidak berdaya, atau tidak mau berhubungan dengan orang lain.
Selain itu, nostalgia juga dapat meningkatkan kreativitas, inovasi, dan kemajuan di masa depan.
Nostalgia dapat merangsang otak untuk berpikir secara lebih luas, fleksibel, dan asosiatif, yang merupakan keterampilan penting untuk berkreasi dan berinovasi.
Nostalgia juga dapat memotivasi orang untuk mencoba hal-hal baru, mengambil risiko, dan mengejar tujuan mereka.

Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Profil Irjen Pipit Rismanto, Pati Polri yang Diungkap IPW Diduga Diperiksa Propam Polri Terkait Dugaan Korupsi Pertambangan
Viral! Diduga Dana Operasional Belum Cair, Sejumlah SPPG Mogok Operasional Mulai 8 Juni 2026
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
Resmi! Veda Ega Pratama Kena Long Lap Penalty, Peluang Podium Moto3 Hungaria 2026 Terancam?
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Isu Reshuffle Kabinet Sempat Mencuat, Siapa Saja Menteri Berpotensi Diganti oleh Presiden Prabowo?
